Berita » Pengukuhan Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si. sebagai Profesor Riset

Bertempat di Auditorium Ir. Sadikin Sumintawikarta, Bogor, 25 Januari 2022, dilakukan Orasi Pengukuhan Profesor Riset Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si., berjudul Pengembangan Pertanian Cerdas Iklim Inovatif berbasis Teknologi Budi daya Adaptif menuju Pertanian Modern Berkelanjutan.

Orasi Pengukuhan Profesor Riset Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si.

Orasi Pengukuhan Profesor Riset Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si.

Plt. Kepala Balitkabi Dr. Ir. Titik Sundari, M.P. beserta Sub Koordinator Substansi Pelayanan Teknis (Dr. Ir. Rudi Iswanto, M.P.) dan Sub Koordinator Substansi Jasa Penelitian (Bambang Sri Koentjoro, S.P., M.Kom.) hadir secara luring.

Plt. Kepala Balitkabi (kiri) hadir pada Orasi Pengukuhan Profesor Riset

Plt. Kepala Balitkabi (kiri) hadir pada Orasi Pengukuhan Profesor Riset

Mengawali orasinya, Fadjry menegaskan bahwa sistem pertanian kedepan adalah menghasilkan produk yang berkualitas dan bernilai ekonomi tinggi. Perubahan iklim yang telah terjadi saat ini memerlukan pendekatan Pertanian Cerdas Iklim (PCI) untuk menuju Pertanian Cerdas Iklim Inovatif (PCII).

Prasyarat yang diperlukan adalah dukungan ketersediaan big data, digitalisasi sumber daya pertanian, dukungan inovasi teknologi budi daya adaptif dan unggul, sistem analisis dan prediksi iklim serta dukungan manajemen dan kelembagaan. “RPIK menjadi salah satu kendaraan dari penerapan PCII (Innovative Climate Smart Agriculture), tentu disamping Sistem Informasi Cerdas Iklim dan Tanaman (SICIT)”, ujar Fadjry yang sekaligus sebagai Kepala Badan Litbang Pertanian.

Juga disampaikan tiga pilar dari PCII yaitu adaptasi, mitigasi, dan produktivitas tinggi. Diakhir pidato orasinya, dengan segala kesahajaannya, Fadjry menyampaikan orasi ilmiah ini hanya secuil dari setumpukan besar inspirasi dan inovasi Balitbangtan untuk kesejahteraan petani dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Menteri Pertanian RI Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si., M.H. (kiri)

Menteri Pertanian RI Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si., M.H. (kiri)

Menteri Pertanian RI (Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si., M.H.) yang hadir pada pengukuhan Profesor Riset ke-630 (nasional) dan ke-159 di Kementerian Pertanian ini, benar-benar bangga dan mengapresiasinya. Dengan penuh semangat SYL menyampaikan bahwa pertanian itu adalah sesuatu yang pasti bagi bangsa dan negara. Negara yang baik pasti tercermin oleh pertaniannya yang baik. Karena itu, profesor itu penting bagi Balitbangtan, penting bagi Kementan, penting bagi negara.

berita-220125-orasikabadan-c

“Bukan hanya seremonial seperti ini. Mari perkuat frame akademiknya, profesor harus penuh keperdulian, jangan pernah diam, teruslah melakukan riset, teruslah mengabdi. Saya bukan profesor, tapi saya adalah profesor lapangan”, ujar SYL. Secara tegas disampaikannya, pertanian tidak boleh spekulasi, pertanian tidak boleh salah hitung, karena Indonesia ini adalah negara besar.

Selamat Prof. (Riset) Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si., semoga membawa keberkahan dan kemajuan pertanian Indonesia.

AK/BSK