Berita ยป Peningkatan Peran Profesor Riset dan Peneliti Utama Litbang Pertanian

Forum Komunikai Profesor Riset lingkup Badan Litbang Pertanian tgl 24 Desember 2014 menyelenggarakan Forum Grup Diskusi (FGD) di BPSDLP Bogor. FGD dibuka oleh Kepala Badan Litbang Pertanian, dihadiri oleh Seskretaris Badan Litbang Pertanian, Kapuslitbang Tanaman Pangan, Pejabat Ekselon II dan III Lingkup Badan Litbang Pertanian, Profesor Riset aktif dan non aktif di Jakarta, Bogor, dan Bekasi, perwakitan dari Jawa Timur, serta Peneliti Utama Balitbangtan yang ada di Bogor, Jakarta dan Bekasi. Kepala Badan Litbang pertanian dalam arahannya menyampaikan bahwa di pemerintahan saat ini hanya ada satu Visi dan Misi, yaitu vivi dan misi Presiden. Di Kementerian dan jajaran di bawahnya tidak ada visi dan misi, target dan sasaran pembangunan dapat berubah setiap saat bergantung pada dinamika masalah yang dihadapi. Fokus pembangunan pertanian ke depan, adalah mencapai swasembada padi, jagung, kedelai, gula, dan daging, dengan urutan prioritas: (1) padi, (2) gula (ke depan akan dibangun 10 pabrik gula), (3) Pengembangan integrasi sapi dan sawit, (4) Membangun pembibitan sapi, sawit, dan tebu, dan (5) Penyediaan benih dan pupuk.

Dalam merespons permintaan pengambil kebijakan, saat ini kita dituntut dapat berpikir dan bertindak cepat. Oleh karena itu para Profesor Riset dan Peneliti Utama, dituntut dapat menghasilkan 2 (dua) Policy Brief dalam setahun, yang di antaranya dapat digunakan untuk antisipasi permintaan pemangku kebijakan tersebut. Pada FGD ini, dibahas delapan Policy Brief, dua di antaranya membahas masalah swasembada kedelai yaitu: (1) Langkah strategis meningkatkan produksi kedelai untuk mencapai swasembada tahun 2017 oleh Prof. Dr. Arief Harsono dari Balitkabi, dan (2) Swasembada kedelai antara harapan dan kenyataan oleh Prof. Dr. Dewa Sadra.

AH/AW