Berita » Penutupan Raker Gabungan Puslitbang Empat Komoditas

dsc_2616

Raker gabungan Puslitbang komoditas pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan ditutup pada tanggal 5 April 2019 pukul 14.00 WIB. Panitia raker menyampaikan bahwa raker ini merupakan jawaban tantangan dinamika perubahan yang demikian pesat dan diperlukan upaya tindak lanjut. “Kita evaluasi potensi yang kita miliki, korporat perlu dibangun dengan saling berkunjung antar UK/UPT, sehingga tahu potensi masing-masing dan sumber daya yang kita miliki untuk dikembangkan,” pesan Ka Balitbangtan Dr. Fadjry Djufry. Materi-materi yang disampaikan selama raker berlangsung menjadi tantangan. Tahun 2019 dirintis penyelenggaraan raker hanya empat kali yaitu raker Balitbangtan, raker empat Puslitbang komoditas, raker lingkup Balai Besar Sumber Daya, dan raker Balai Besar Pengkajian. Hal ini merupakan bentuk efisiensi anggaran dan waktu.

Narasumber yang diundang dan materi yang disampaikan dalam raker menjadi tantangan bagi insan pertanian menuju era industri 4.0. Narasumber dari Kepala Badan Litbang pada masanya maupun dari Bappenas dan Kemenristekdikti semuanya mendukung bahwa yang dilakukan para Kepala Badan pada masanya adalah merupakan review dan potret Balitbangtan yang disampaikan secara lugas dan transparan siapa diri kita, apa kekurangan kita, sehingga menjadi pemicu untuk melakukan perbaikan. Salah satu yang bisa kita jadikan pedoman adalah apa yang dikemukakan oleh Prof.Dr. Ahmad Suryana bahwa ciri penelitian yang mencakup teknologi litbang diantaranya adalah peningkatan produktivitas dan pendapatan petani.

Raker yang bertemakan “Konsolidasi Manajemen SDM, Program 2020-2024, dan Akselerasi Diseminasi Teknologi Pertanian Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Peternakan” menghasilkan lima output yaitu: 1) Peta jabatan dan analisis beban kerja, 2) Succes story 2015-2019, 3) RPJM 2020-2024, 4) Renstra 2020-2024, dan 5) Sinergisme program kegiatan untuk percepatan diseminasi teknologi.

Pada akhir raker disampaikan 28 rumusan yang dibuat berdasarkan tiga bidang sesuai tema raker. Rumusan yang disampaikan diantaranya adalah: 1) Sinergi atau keterpaduan program kegiatan penelitian dan pengkajian terus ditingkatkan, 2) Akselerasi pengembangan dan penerapan inovasi Balitbangtan melalui : business meeting/matching, promosi (IAARD, on the spot, berbasis permintaan mitra, teknologi tematik), penggunaan IT/Medsos, kolaborasi lintas stakeholder, swasta, dan internal eselon I Kementan. Semua kegiatan atas nama branding Balitbangtan, 3) Teknologi yang dihasilkan Balitbangtan yang akan dihilirisasi harus mempunyai nilai tambah, daya saing, berorientasi ketahanan pangan, dan kesejahteraan petani, yang dikembangkan dalam spektrum inovasi yakni teknologi, sosial, kelembagaan, pelayanan, pemasaran dan diseminasi, 4) Dalam menghadapi tantangan pembangunan pertanian nasional yang dinamis, peneliti tangguh harus fokus pada tujuan penelitian dan pengembangan pertanian dalam menghasilkan teknologi yang cocok untuk petani dan pengguna lainnya serta mampu menciptakan teknologi secara kontinyu dan bersifat lintas pemerintahan (basic and applied research).

dsc_2633

Foto bersama peserta raker lingkup Puslitbangtan

Semoga hasil raker dapat dilaksanakan dengan baik demi kemajuan Balitbangtan.

KN