Berita » Percepat Hilirisasi, Balitbangtan Launching Produk Inovasi Pertanian

launching

Dalam rangka percepatan hilirisasi produk hasil litbang kepada stakeholders, Balitbangtan Kementerian Pertanian meluncurkan produk-produk hasil inovasi pertanian rakitan anak bangsa pada hari Kamis tanggal 22 Agustus di Auditorium Ir. Sadikin Sumintawikarta.

Masih dalam semangat HUT ke-74 RI; Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (HAKTEKNAS) tanggal 10 Agustus, serta menyambut HUT ke-45 Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian tanggal 26 Agustus, produk inovasi pertanian tersebut diluncurkan untuk menjawab tantangan pertanian global dan nasional serta penguasaan dan penciptaan teknologi dan inovasi.

Hadir dalam acara launching, Menteri Pertanian, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. , Ka Balitbangtan, Sesbalitbangtan, pejabat struktural Eselon I, II, III dan IV lingkup Kementerian Pertanian, Bupati Sidrap, Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Wakil Bupati Bogor, Pimpinan Perguruan Tinggi, peneliti, penyuluh, serta stakeholders lainnya. Acara ini diharapkan dapat meningkatkan sinergi dan kolaborasi antar pihak ABGC (akademisi, industri, pemerintah dan masyarakat) dalam percepatan hilirisasi dan komersialisasi produk-produk hasil litbang Kementerian Pertanian.

Dalam arahannya, Menteri Pertanian, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP kembali menegaskan peran penting Balitbangtan dalam pembangunan pertanian Indonesia. “Masa depan pertanian ada di Balitbangtan. Kalau ingin berkompetisi dengan negara lain, harus menguasai teknologi. Inovasi baru harus terus muncul” serunya.

Mengusung tema “Membumikan Riset Pertanian di Indonesia”, secara umum terdapat 3 (tiga) produk inovasi yang diluncurkan dan diperkenalkan, yakni (1) produk litbang nanoteknologi, (2) produk biofortifikasi, dan (3) produk bioteknologi. Produk litbang nanoteknologi yang diluncurkan meliputi : 1). Kemasan ramah lingkungan bioplastik dan biofoam nanoselulosa dari limbah pertanian sebagai alternatif kemasan konvensional; 2). Pupuk nanobiosilika cair dari sekam untuk meningkatkan nilai tambah limbah penggilingan padi, mengoptimalkan produksi tanaman sekaligus wujud zero waste agriculture; 3). Produk nanobiopestisida cair untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan pestisida serta menjaga kelestarian lingkungan; 4). Produk nanozeolit dan nanocoating yang dapat diterapkan dan meningkatkan umur simpan buah, seperti pada pisang, mangga, manggis, dan salak, lebih dari tiga minggu untuk tujuan ekspor sehingga dapat meningkatkan daya saing ekspor buah Indonesia; 5). Produk nanohidrogel dari limbah tongkol jagung yang dapat menjadi bahan alternatif untuk diapers dan media tanam pengganti tanah.

Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si Kepala Badan Litbang Pertanian didampingi Dr. Ir. M. Prama Yufdy, M.Sc Sekretaris Badan Litbang Pertanian saat launching Produk Inovasi Badan Litbang Pertanian

Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si Kepala Badan Litbang Pertanian didampingi Dr. Ir. M. Prama Yufdy, M.Sc Sekretaris Badan Litbang Pertanian saat launching Produk Inovasi Badan Litbang Pertanian

Produk litbang lain yang diluncurkan yaitu padi biofortifikasi varietas Inpari IR Nutri Zinc dengan kandungan Zn tinggi yang dapat membantu mencegah serta meminimalisasi masalah stunting. Produk litbang bioteknologi yang juga diluncurkan adalah kedelai Biosoy dengan keunggulan ukuran biji besar dan produktivitas tinggi.

Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si Kepala Badan Litbang Pertanian menyerahkan royalti kepada 17 inventor atas produk hasil inovasi Balitbangtan yang diciptakan

Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si Kepala Badan Litbang Pertanian menyerahkan royalti kepada 17 inventor atas produk hasil inovasi Balitbangtan yang diciptakan

Dalam rangkaian acara launching ini, juga dilaksanakan penandatangan MoU, Perjanjian Kerja Sama dan Lisensi, dan Penyerahan Royalti kepada 17 Peneliti Balitbangtan. Inventor penerima royalti yaitu : Dr. Abi Prabowo (BBPMP), Dr. Lilik Tri Mulyantara, S.T.P, M.Si (BBPMP), Dr. Harsono, M.P. (BBPMP), Mardison, S.T.P, M.Si. (BBPMP), Dr. Muhammad Azrai, S.P, M.P. (Balitsereal), Dr. Andi Takdir Makkulawu, S.P., M.P.(Balitsereal), Dr. I Made Samudra, MSc.(BB Biogen), Ir. Joko Purnomo, M.Si (Balittanah), Dr. Etty Pratiwi , M.Si.(Balittanah), Prof (R) Dr. Sri Widowati, M.App. Sc.(BB Pascapanen), Dr. Indrastuti Apri Rumanti (BB Padi), Dr. Ir. Sudjindro, M.S (Balittas), Ir. Kusmana (Balitsa), Dr. Ir. Mukhlis M.S.,(Balittra), Dr. Bagem Sofiana Sembiring (Balittro), Tim Peneliti Balithi (Balithi), Dr. Tike Sartika (Balitnak).

Pada kegiatan ini juga digelar mini display produk-produk inovatif hasil litbang yang dikelompokkan menjadi empat subtema untuk menjawab tantangan pertanian saat ini dan ke depan, yaitu (i) peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan, (ii) peningkatan ekspor, (iii) pencegahan stunting dan pengentasan kemiskinan, dan (iv)  antisipasi perubahan  iklim dan ramah lingkungan.

RTH