Berita ยป Percepatan Pengembangan Porang di Indonesia

Sesba Balitbangtan pada pertemuan porang

Sesba Balitbangtan pada pertemuan porang

Dalam dua tahun terakhir, permintaan porang cukup tinggi, baik di dalam negeri maupun untuk kebutuhan ekspor, sehingga menuntut percepatan pengembangan porang. Pelakunya bisa dari sisi petani, dan saat ini juga telah dilirik oleh beberapa perusahaan. Mengantisipasinya, 15 Maret 2021 di Hotel Margo Depok, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) bersama dengan Bappenas bersama-sama menyelenggarakan rapat terbatas untuk menyusun perencanaan pengembangan porang nasional. Selain dihadiri Sekretaris Balitbangtan (Dr. Ir. Haris Syahbuddin, DEA) didampingi Kepala Balitkabi (Dr. Ir. Titik Sundari M.P.), Koordinator KSPHP Puslitbangtan (Dr. Agus W. Anggara, S.Si., M.Si.), dan beberapa peneliti porang; juga hadir tim dari Bappenas (dipimpin oleh Zulfriandi, SE, Ak. MM), dan Kepala Biro Perencanaan Kementan (Arif Surahman, S.Pi., M.Sc., Ph.D).

Dalam arahannya, Dr. Ir. Haris Syahbuddin, DEA memaparkan tujuan pertemuan adalah untuk membangun sistem manajemen pengelolaan porang nasional yang efektif dan efisien berbasis Supply Chain Management (SCM) dan Value Chain Management (VCM), menyusun buku panduan budidaya, pengelolaan, penyelenggaraan porang, dan mekanisasi alat pengolah porang, serta membangun tata kelola sistem perbenihannya, menyusun policy brief untuk kebijakan tata laksana pengelolaan porang, menyusun naskah akademis untuk mendukung terbitnya Peraturan Pemerintah mengenai percepatan ekspor olahan produk porang dan turunannya.

Rencana kegiatan dilakukan multiyear sampai tahun 2022, dan pada tahun 2021 difokuskan pada pembangunan sistem manajemen pengelolaan porang yang efektif dan efisien berbasis supply chain dan value chain, membangun tata kelola perbenihan, menyusun buku budidaya, pengolahan dan pemasaran porang, prototype alat pengolahan porang serta menyusun policy brief, menyusun draft naskah akademis yang juga memuat tentang peraturan perbenihannya. Pada tahun 2022, implementasi SCM dan VCM, launching buku budidaya, pengolahan dan pemasaran porang, finalisasi policy brief, finalisasi naskah akademis, dan pengajuan Peraturan Pemerintah untuk percepatan ekspor porang dan olahannya serta tata kelola perbenihan.

Pada kesempatan ini disepakati tentang pembagian tugas antara Balitbangtan dan Bappenas. Balitbangtan bertugas menyusun sistem manajemen pengelolaan porang yang efektif dan efisien berbasis supply chain dan value chain, membangun tata kelola perbenihan, menyusun buku budidaya, pengolahan dan pemasaran porang, dan prototype alat pengolahan porang, sedangkan Bappenas bertugas menyusun policy brief dan naskah akademik untuk mendukung terbitnya Peraturan Pemerintah mengenai percepatan ekspor olahan produk porang dan turunannya.

TS/SM/STN/NP

porang1 porang2
Mendiskusikan porang, Balitbangtan-Bappenas