Berita » Peresmian Kebun Pemeriksaan Substantif PVT Dataran Rendah Mojosari

 Peresmian Kebun Pemeriksaan PVT oleh Kapus PVTPP didampingi Bupati Mojokerto (dr. Ikfina Fahmawati)


Peresmian Kebun Pemeriksaan PVT oleh Kapus PVTPP didampingi Bupati Mojokerto (dr. Ikfina Fahmawati)

Kebun Pemeriksaan Substantif Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) Dataran Rendah yang berada di Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, tanggal 8 April 2021, diresmikan oleh Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Kementerian Pertanian, Prof (Riset). Dr. Ir. Erizal Jamal, M.Si., didampingi oleh Bupati Kabupaten Mojokerto, dr. Ikfina Fahmawati.  Acara dihadiri oleh perwakilan UPT lingkup Kementan yang ada di Jawa Timur dan Perusahaan Benih sebagai mitra kerja PVTPP di Jawa Timur. Prof. Dr. I Made Jana Mejaya, M.Sc. dan Bambang Sri Koentjoro, S.P., M.Kom. dari Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, hadir pada peresmian tersebut.

Disampaikan oleh Kapus PVTPP, dengan diresmikannya Kebun Uji BUSS di Mojosari ini diharapkan dapat lebih memperbaiki kualitas pelayanan dalam penerbitan hak PVT kedepan. Salah satu penghargaan adalah memberikan perlindungan hukum atas kekayaan intelektual dalam menghasilkan varietas tanaman, termasuk dalam menikmati manfaat ekonomi dan hak-hak pemulia lainnya.

Sertifikasi varietas merupakan bagian penting dalam upaya peningkatan ketersediaan benih bermutu varietas unggul. Kegiatan untuk menghasilkan varietas tanaman yang lebih unggul perlu didorong melalui perlindungan hukum ataupun pemberian insentif bagi orang atau badan usaha yang bergerak di bidang pemuliaan tanaman. Kementan memberikan perhatian khusus pada penerbitan Hak PVT karena varietas unggul merupakan kunci dalam peningkatan produktivitas. Benih varietas unggul memiliki peran sekitar 5 – 20 persen dalam peningkatan produktivitas suatu komoditas. Kalau petani menggunakan benih unggul, maka produktivitas turut meningkat.

Pengujian yang merupakan bagian dari tahapan penerbitan sertifikat Hak PVT ini dapat turut meningkatkan daya saing varietas unggul milik Indonesia di pasar global. Sampai saat ini telah tercatat sebanyak 506 varietas tanaman yang diberi Hak PVT. Pengeluaran sertifikat PVT Indonesia lebih unggul dibandingkan negara-negara ASEAN, kecuali Vietnam yang telah mengeluarkan sertifikat 1.628 varietas. Sedangkan di luar ASEAN, China sampai saat ini telah memberikan perlindungan sebanyak 7.834 varietas, Amerika Serikat 1.590 varietas, Korea Selatan 857 varietas, Jepang 822 varietas, dan Rusia 765 varietas.

Prof. Made Jana Mejaya juga menyampaikan bahwa Balitkabi sebagai lembaga riset penghasil VUB, akan lebih meningkatkan dukungan dalam mengoptimalkan penggunaan Kebun Pemeriksaan Substantif PVT Dataran Rendah Mojosari.

mojosari1 mojosari2
Sambutan Bupati Mojokerto (kiri) dan peneliti Balitkabi (kanan).

MJM