Berita » Perkenalkan lahan dan komoditas Aneka Kacang dan Umbi pada Generasi Penerus Bangsa

Kepala Balitkabi Dr. Yuliantoro Baliadi dan B.S. Koentjoro, M.Kom mengapit dua siswi generasi penerus bangsa berlatar belakang kebun IP2TP Kendalpayak, Balitkabi

Kepala Balitkabi Dr. Yuliantoro Baliadi dan B.S. Koentjoro, M.Kom mengapit dua siswi generasi penerus bangsa berlatar belakang kebun IP2TP Kendalpayak, Balitkabi

Jawaban atas salah satu program strategis Kementan di bawah komando Dr. Syahrul Yasin Limpo, selaku Menteri Pertanian, yakni Pertanian Masuk Sekolah (PMS) tentu adanya di lahan pertanian, baik di sekolah maupun di lahan IP2TP (Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian) Kementan.

Bukan gagasan baru, tapi kekuatan baru dari Mentan Dr. Syahrul Yasin Limpo yang pastinya sangat prihatin akan kurangnya pengetahuan generasi terdidik akan arti dan peran pertanian. Berdasarkan data BPS 2017/2018, jumlah peserta didik SD s/d SLTA sebesar 45,3 juta, terbanyak di jenjang SD yakni 25,5 juta atau 56,96%. Jumlah yang perlu dibidik khusus, bisa saja di koridor Revitalisasi Sekolah Untuk Produktivitas dan Daya Saing Bangsa. Pernah tercatat 993 SMA/SMK yang ada penekanan di pertanian, terbanyak di Prov. Sumut (80 sekolah), Jabar (77), Jatim (76), NTB (48), Jateng (46), Sulsel (45), terendah di DKI Jakarta (2).

Pusaran minat anak didik dan keinginan memperbanyak Sekolah Vokasi oleh negara adalah keinginan generasi ke depan agar memiliki: karakter yang baik, kemandirian, terampil, pengetahuan, teknologi, membangun keberanian berinovasi menuju generasi kreatif produktif di seluruh segmen, berbasis kekayaan alam Indonesia.

Indonesia negeri pertanian yang kaya akan sumber untuk pangan, pakan, serat, bahan bakar dan produk industri. “Food, feed, fibre, fuel, and industrial product of the future: challenges and opportunities”. Sumbangan terhadap PDB masih dibawah 30%, tetapi pertanian masih jadi andalan sumber penghidupan banyak orang (sekitar 40 juta orang). Bila ikuti tren ke depan, kita dapat berharap “Future Farming” akan memihak dan mensejahterakan bangsa.
Balitkabi membuka tangan menyambut pucuk-pucuk generasi penerus bangsa, memperkenalkan inotek Akabi sejak dini mulai siswa Paud/TK, SD, SLTP, SLTA, hingga memberikan kesempatan praktek kerja lapang maupun penelitian tugas akhir bagi siswa/mahasiswa. Yakin dan percaya akan ada penerus ‘petani-petani milenial’ di bumi agraris Indonesia.

kebun1 kebun2 kebun3
 Perkenalkan pertanian sejak dini kepada PAUD/TK dan SD

Kenalkan tanaman akabi pada siswa SD

Kenalkan tanaman akabi pada siswa SD

Mahasiswa mengamati praktik persilangan kacang tanah

Mahasiswa mengamati praktik persilangan kacang tanah 

Kunjungan lapang mahasiswa  mencari dan menyelesaikan masalah riil dibandingkan teori

Kunjungan lapang mahasiswa mencari dan menyelesaikan masalah riil dibandingkan teori 

Kunjungan ke UPBS, inilah produksi benih, awal kehidupan

Kunjungan ke UPBS, inilah produksi benih, awal kehidupan

Praktik pengolahan hasil pertanian menjadi bahan pangan

Praktik pengolahan hasil pertanian menjadi bahan pangan 

Hasil produk ubi jalar menjadi es krim yang disukai anak-anak

Hasil produk ubi jalar menjadi es krim yang disukai anak-anak 

YB