Berita » Pertanian tidak Pernah Ingkar Janji

Sambutan Menteri Pertanian Dr. Syahrul Yasin Limpo

Sambutan Menteri Pertanian Dr. Syahrul Yasin Limpo

Sektor pertanian tidak pernah ingkar janji, kalau mau sehat, pertanian lah yang utama. “Semua orang di dunia ini membutuhkan makan!,” tegas Menteri Pertanian Dr. Syahrul Yasin Limpo saat me launching Taman Sains Pertanian di Balitjestro, Kota Batu, Malang pada Jumat , 14 Agustus 2020.

Dalam sambutannya, Mentan Dr. Syahrul Yasin Limpo merasa bangga dan mengapresiasi inotek yang telah dihasilkan oleh Balitbangtan. Menteri yang yang mengawali kariernya mulai dari jabatan Lurah, Camat, Bupati, dan Gubernur serta telah mendapat penghargaan Bintang Maha Putra Utama dari Presiden ini sangat menekankan, sudah saatnya kita menjadi tuan di negeri sendiri, apalagi di saat hantaman pandemi Covid. Mentan bahkan menyitir pernyataan Presiden dalam pidato kenegaraan hari ini bahwa pandemi Covid harus bisa dibaca sebagai peluang yang luar biasa untuk sektor pertanian.

Buatlah kualitas setinggi mungkin. “Saya ingin di ujung ada industrinya”, kata Mentan menegaskan kembali. Hal ini senada dengan pernyataan Kepala Balitbangtan Dr. Fadjry Djufry pada saat membuka acara ini. Fadjry menyampaikan bahwa dalam menghasilkan inovasi harus terintegrasi dari hulu hingga hilir. Pola yang dikembangkan harus berskala luas, tidak boleh kecil-kecil. Varietas yang dihasilkan harus dikembangkan secara masif. Dengan pola tersebut diharapkan dapat didekatkan dengan pendanaan kemitraan seperti KUR.

Kunjungan Menteri Pertanian dan Kepala Balitbangtan di stand Balitkabi

Kunjungan Menteri Pertanian dan Kepala Balitbangtan di stand Balitkabi

Pada kesempatan ini, Mentan juga mengunjungi stan pameran Balitkabi-Balitbangtan. Aneka ubi eksotik sangat menarik perhatian Mentan. Perhatian beliau tertuju pada umbi porang komoditas yang akhir-akhir ini menjadi primadona ekspor, dengan antusias Mentan menanyakan produktivitas dan waktu panen porang.

Di stan pameran, Balitbangtan menyajikan komoditas tiga klaster, yaitu klaster lahan potensial, klaster pangan sehat, dan klaster industri. Hal ini sangat sesuai dengan arahan Mentan di atas bahwa ujung dari inovasi yang dihasilkan Balitbangtan harus bermuara pada industri.

Dirjen Tanaman Pangan Dr. Suwandi dan Wali Kota Batu Ibu Dewanti Rumpoko juga mengunjungi stand Balitkabi, keduanya dengan antusias juga menanyakan komoditas ubi potensial yang dipamerkan karena saat ini sudah jarang ditemui.

mentan2

Kunjungan Dirjen Tanaman Pangan Dr. Suwandi

mentan3

Kunjungan Walikota Batu Ibu Dewanti Rumpoko

Mengakhiri sambutannya, Mentan kembali menegaskan bahwa kita harus tetap semangat memajukan pertanian. Indonesia tak boleh kalah.

KN/MMA/RTH