Berita » Petani Sukabumi Kembangkan Tumpangsari Ubi Kayu-Jagung-Padi Gogo

Tumpangsari ubi kayu-jagung-padi gogo di Sukabumi, Desember 2020

Tumpangsari ubi kayu-jagung-padi gogo di Sukabumi, Desember 2020

Ubi kayu merupakan salah satu komoditas unggulan yang dibudidayakan petani Kabupaten Sukabumi. Luas lahan ubi kayu di kabupaten ini mencapai sekitar 7.000 ha yang tersebar di beberapa kecamatan seperti Kecamatan Warungkiara, Cikembar, Jampang Tengah, dan Bantar Gadung. Pemilihan ubi kayu sebagai komoditas unggulan sangat dipengaruhi oleh jenis lahan dengan kontur berbukit karena tanaman ini dapat tumbuh cukup baik pada lahan dengan kondisi tersebut.

Umur panen ubi kayu yang panjang 9–10 bulan, memaksa petani di daerah ini berinovasi dengan teknologi budidaya tumpangsari. Dengan tanaman utama ubi kayu oleh petani ditumpangsarikan dengan beberapa komoditas seperti : kacang bogor, kacang tanah, jagung, dan padi gogo.

Baehaki, salah satu petani ubi kayu di Sukabumi telah 20 tahun lebih melakukan budi daya ubi kayu yang ditumpangsarikan dengan padi dan jagung atau kadang kala dengan ubi jalar dan kacang tanah. Varietas ubi kayu yang ditanam adalah Ampera dan Manggu. Ampera memiliki cita rasa pahit yang sering dimanfaatkan untuk industri tapioka dan keripik sedangkan varietas Manggu memiliki cita rasa lebih manis. Ubi kayu dijual dalam bentuk umbi yang telah dikupas dan biasa diambil tengkulak dengan harga Rp 600/kg.

Tumpang sari padi gogo dengan ubi kayu menjadi alternatif paling banyak diadopsi petani karena padi merupakan makanan pokok. Waktu tanam adalah awal musim hujan dimana tanaman padi tetap memperoleh air cukup dan tanaman ubi kayu dapat memaksimalkan pertumbuhan vegetatifnya selama musim hujan. Jarak tanam antarbaris ubi kayu sekitar 2 meter sedangkan jarak dalam baris 1 meter. Ruang dua meter antarbaris ubi kayu ditanami padi gogo dengan jarak tanam 25 cm x 25 cm. Benih padi berasal dari pembelian secara mandiri, dari hasil panen sendiri pada musim sebelumnya atau dari bantuan pemerintah. Padi dipanen saat berumur 4-5 bulan dengan produktivitas 1,0-1,5 t/ha. Meskipun hasil padi per luasan cukup rendah dengan harga jual gabah sekitar Rp 3.000-4.000 per kg namun penghasilan ini cukup membantu memenuhi kebutuhan pokok petani di sana.

Tumpang sari ubi kayu dengan jagung juga cukup diminati petani Sukabumi. Jagung yang ditanam ada dua macam yaitu jagung panen pipil atau jenis jagung manis yang dipanen muda. Jagung panen pipil dibiarkan mengering di pohon untuk memudahkan prosesing saat panen. Petani hanya mengambil tongkol jagung dengan membuka klobot, mengangkut, mengeringkan atau menjual bentuk tongkol. Apabila ditanam jagung manis, akan dipanen muda (umur 70 hari). Tanaman jagung ditanam pada ruang antarbaris tanaman ubi kayu. Jarak tanam ubi kayu berukuran 100 cm x 100 cm ada juga yang 120 cm x 100 cm. Produktivitas per ha jagung pipil sekitar 2-3 ton. Harga jagung pipil sekitar Rp 2.000-3.000 per kg sedangkan harga jagung manis sekitar Rp 2.000 per kg.

Selain tumpang sari dengan dua komoditas tanaman, beberapa petani mencoba sistem tumpang sari dengan tiga komoditas tanaman sekaligus yaitu padi gogo, jagung dan ubi kayu. Pada sistem tumpang sari tiga komoditas ini padi ditanam di antara baris tanaman sedangkan jagung ditanam dalam baris tanaman ubi kayu sebagai tanaman sela. Dengan sistem ini petani dapat panen tiga kali setahun yaitu : panen pertama jagung manis, panen kedua padi gogo dan panen ketiga ubi kayu.

Alternatif budi daya ubi kayu dengan sistem tumpangsari menarik untuk dikaji dan dikembangkan. Sistem tumpangsari menguntungkan dari segi finansial maupun dari sisi konservasi lahan. Sistem tanam multicropping juga dapat mengurangi pertumbuhan gulma serta mengurangi laju erosi di musim hujan. Di musim kemarau sisa biomassa dari tanaman ubi kayu, padi, jagung, kacang tanah dan lain sebagainya dapat mengurangi laju penguapan tanah dan tanaman serta menjaga kesuburan tanah secara berkelanjutan.

Tumpangsari  ubi kayu- kacang tanah-jagung

Tumpangsari ubi kayu- kacang tanah-jagung

Tumpangsari ubi kayu-jagung

Tumpangsari ubi kayu-jagung

Tumpangsari ubi kayu -padi gogo

Tumpangsari ubi kayu -padi gogo

Monokultur ubi kayu varietas Ampera dan Manggu di lahan petani

Monokultur ubi kayu varietas Ampera dan Manggu di lahan petani

AA/Stn/Kn