Berita » PKK, RT-RW, dan Tamu pun Belajar di M-KRPL Balitkabi

buwasito

Menghijau sepanjang waktu dan berada di lokasi strategis, M-KRPL Balitkabi menjadi objek pencuri perhatian tamu yang berkunjung ke Balitkabi. Banyak tamu yang datang langsung berhenti dan mencermati aneka sayur yang selalu menghijau di polibag di atas tanah atau di tangga vertikultur yang selalu menghijau segar sepanjang waktu. Juli ini para tamu Seminar Nasional, rombongan dari Kab Grobogan, Rombongan Pemda Kab Blora yang berkunjung bersama Para Administratur Perhutani dan Dinas Kehutanan, dan Tamu Perbenihan Provinsi Sumatera Selatan juga mampir belajar dan mendokumentasikan M-KRPL yang ditata apik oleh Pak Wasito Adie, staf Jaslit Balitkabi.

Tak urung muncul pertanyaan: “Apa Balitkabi juga meneliti sayuran?” tanya seorang ibu Penyuluh dari Grobogan. Singkatnya M-KRPL Balitkabi menarik dan menjadi ampiran sekaligus sekolah lapang yang manfaatnya kian meluas ke berbagai kalangan. Perluasan manfaat tersebut sesuai dengan arahan Kepala Badan Litbang Pertanian sebagaimana selalu dipesankan Dr Muchlish Adie, Kepala Balitkabi. “Manfaatkanlah M-KRPL kita semaksimal mungkin agar dipetik manfaatnya dan dijadikan contoh untuk siapa saja” tutur Pak Muchlish pada berbagai kesempatan.

Di Mana Beli Rak Bertingkat?

Hari Sabtu dan Minggu (14 & 15/7), 12 orang terdiri Kader Posyandu/PKK, Ketua RW dan RT Kel Rampal Celaket bersama PPL Kec Klojen Kota Malang belajar di M-KRPL ini. Mereka tak hanya melihat namun sekaligus mencermati pengelolaan M-KRPL ini. Pak Samsuri, Ketua RT, mengukur rak kayu (vertikultur) yang digunakan menanam bayam, sawi, slada keriting, sledri, dan brokoli dalam polibag. “Biar kami dapat langsung membuat untuk contoh di kampung. Jadi kami nggak usah merancang sendiri!”, tutur Pak Sam yang membawa meteran untuk mengukurnya.

Bu Hj Nur Cholifah, Bu Susi (PPL Kec Klojen), dan Pak Yos (Ketua RW) mencermati pengelolaan M-KRPL Balitkabi (kiri atas), Bu Samsuri terkesan dengan vertikultur (kanan atas), Pengurus PKK dan Karang Taruna berburu mundu di halaman Balitkabi kanan bawah), dan Pak Yos sedang mengukur panjang kacang panjang (kiri bawah).

Pertumbuhan sayur-mayur di KRPL Balitkabi memang menyenangkan dan menarik perhatian. Daunnya tumbuh segar, melebar, kacang panjangnya memanjang menjuntai, gambasnya hijau agak gelap memanjang ke bawah seolah berkaca di atas air kolam, bayam brokoli, slada keriting, dan sledrinya berebut tinggi menyegarkan.

Aneka komentar apresiatif muncul dari para tamu. Sebagian tamu lalu berkeinginan untuk menanami halaman rumah dan lingkungan kerjanya. “Ya kalau melihat ini, dekat pagar rumah cukup untuk dua rak”, kata bu Samsuri merencanakan. Beberapa pengunjung bertanya secara rinci tentang rak bertingkat (untuk vertikultur), pembuatan media tanam, tempat pembelian bibit, harga satu set vertikultur, serta pemeliharaannya. Sebagaimana diutarakan Hj Nur Cholifah, Katua Paguyuban Posyandu Rampal Celaket. “Kalau mau beli satu set vertikultur berapa harganya dan di mana membelinya”, tanya beliau usai berkeliling dan memetik satu mentimun yang sudah ranum atas ijin Pak Wasito.

Tamu BPSB ikut Panen

Kamis (19/7), Pak Muchlish mengawali panen yang ketiga kalinya. Kemudian, para karyawan Balitkabi yang sudah siap di tengah sayuran pun langsung menyerbu sayur pilihannya. Beberapa karyawan bertindak tukang panen saja. Tamu dari BPSB jawa Timur yang terdiri dari 30 petugas BPSB Jatim yang sedang berkunjung pun mampir dan mengikuti panen. Suasana M-KRPL Balitkabi menjadi sangat ramai dan gembira. Panen bersama!

Petugas sertifikasi BPSB Jawa Timur bergembira ikut panen sayur untuk oleh-oleh kunjungan di Balitkabi (Kamis, 19 Juli).

Panen sayur di M-KRPL Balitkabi ke-3 (Kamis, 19 Juli): Karyawan Balitkabi siap berburu sayur kesukaan (kiri atas), ramai memilih dan memanen, sebagian hasil panen sudah siap dibawa pulang.