Berita ยป PL 2 Kabupaten Gresik dan Diperta Kabupaten Gowa Berkunjung ke Balitkabi

gresik-1

Produksi kacang tanah Kabupaten Gresik saat ini adalah 1,5 ton/ha. Sementara pemerintah mentargetkan peningkatan produksi sampai 1,95 ton/ha. Untuk meningkatkan produksi tersebut diperlukan inovasi teknologi berbasis sumberdaya alam di Kabupaten Gresik. Atas dasar itu Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Gresik membawa 80 petugas PL 2 (Pemandu Lapang 2) yang terdiri dari penyuluh, mantri tani, dan petugas POPT (Petugas Pengamat Organisme Penggangu Tanaman) berkunjung ke Balitkabi. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk menambah ilmu budidaya kacang tanah. Diharapkan, para petugas PL 2 ini mampu membantu petani dalam penerapan teknologi budidaya kacang tanah sehingga produksi kacang tanah di Kabupaten Gresik dapat ditingkatkan. Demikian disampaikan Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Ir. Eko Anindito P, MMA di Aula Balitkabi, Kamis (19/1/2012). Peserta kunjungan diterima oleh Dr. Joko Susilo Utomo mewakili kepala Balitkabi didampingi oleh Ir. Achmad Winarto. Dalam sambutannya Dr. Joko mengharapkan terjalinnya komunikasi antara Balitkabi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Gresik sehingga percepatan diseminasi hasil penelitian dapat tercapai. Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa Balitkabi merupakan balai yang mempunyai mandat nasional dalam penelitian kacang-kacangan dan umbi-umbian.

Acara diawali dengan pemaparan profil Balitkabi oleh Ir. A. Winarto. Selanjutnya materi inti yaitu varietas unggul kacang tanah disampaikan oleh Ir. Joko Purnomo, MP dan untuk budidaya kacang tanah diberikan oleh Ir. Abdullah Taufiq, MP.

Ir. Joko Purnomo, MP (kiri) dan Ir. Abdullah Taufiq, MP (kanan) saat memaparkan materi.

Di samping itu untuk melengkapi pengetahuan tentang varietas kacang tanah para PL 2 dibawa keliling ke Unit Pengelolaan Benih Sumber (UPBS)

Kunjungan ini, menurut para penyuluh, matri tani dan petugas POPT dari Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Gresik sangat membantu dalam meningkatkan materi penyuluhan budidaya kacang tanah di daerah Gresik terutama wilayah bagian utara.

Rombongan Dinas Pertanian Kabupaten Gresik sedang mencermati prosesing benih di UPBS

Pada hari yang sama, diruang seminar 4, juga telah hadir tamu dari Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Mereka ingin mendapatkan informasi untuk meningkatkan produksi palawija di Kabupaten Gowa khususnya ubikayu dan ubijalar. Rombongan yang berjumlah 28 orang, terdiri dari Kelompok Tani, Penyuluh, dan Staf Dinas Pertanian Kabupaten Gowa, dipimpin oleh Ir. H. Abdul Rauf Bilal, MM, Kabid Tanaman Pangan. Rombongan diterima dan disuguhi uraian tentang Balitkabi oleh Ir. Achmad Winarto. Selanjutnya Teknologi ubijalar disampaikan oleh Ir. St. A. Rahayuningsih, MS, dan teknologi budidaya ubikayu dibawakan oleh Ir. Budhi Santoso Radjit, MS. Untuk mendalami proses pengolahan benih kacang-kacangan, rombongan dibawa ke UPBS. Rombongan dipandu oleh Moch. Arum, SP, MP. Di UPBS Pak Arum menyampaikan prosesing produksi benih BS dan FS aneka kacang dan umbi serta pendistribusiannya.

Tamu dari Kabupaten Gowa mengunjugi UPBS Balitkabi (kiri) dan Kelompok Tani, Penyuluh, dan
Staf Diperta Kabupaten Gowa mencermati penjelasan dari staf Balitkabi (kanan)

Yuni/Sagit/Win