Berita » Potensi Kedelai di Air Salek

Air Salek merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Banyuasin, merupakan kecamatan lumbung pangan (beras) di Palembang. Dari dermada Kenten ditempuh sekitar 1,5 jam dengan speedboat menuju Air Salek yakni melalui Jalur 8.

Pengembangan kedelai di Air Salek dimulai melalui kegiatan SUP Pasang Surut dari Badan Litbang Pertanian pada tahun 1997/98. Pada tahun 2015 kegiatan kedelai di Kabupaten Banyuasin terdiri dari GPPTT 1500 ha, Penangkaran kedelai seluas 25 ha oleh Dinas Pertanian, Penangkaran kedelai oleh BPTP Sumsel seluas 5 ha, dan display varietas kedelai.

Untuk meningkatkan kompetensi calon penangkar kedelai, Balitbangtan melalui Balitkabi melaksanakan workshop penguatan calon penangkar, 18–21 Mei 2015 di Balitkabi, yang diikuti oleh 2 calon/penangkar serta 1 petugas UPBS BPTP masing-masing berasal dari 12 provinsi sentra produksi kedelai.

Kemampuan calon penangkar perlu dievaluasi baik sebelum dan sesudah mengikuti workshop. Kunjungan ke Desa Enggal Rejo, Air Salek, lokasi peserta workshop dari Sumatera Selatan, 22–24 Agustus 2015, bersama dengan peneliti BPTP Sumsel (Budi Raharjo dan Subendi) dan penyuluh (Sukimin).

Kedelai baru dipanen dan hamparan biji dan brangkasan kedelai terlihat di halaman rumah penduduk. Harga kedelai saat ini mencapai Rp 5.700/kg, menjadi masalah. Permasalahan tersebut juga dikeluhkan oleh Camat Air Salek.

Tumpukan, hamparan dan brangkasan kedelai di Air Salek.Petani berantusias menanam kedelai. Dengan mengikuti workshop di Balitkabi, menurut Bapak Wagino dan Santoso, banyak hal baru diperoleh, baik dari sisi pengelolaan tanaman, produksi benih, dan sebagainya.

Diskusi dengan penangkar, sertifikat penangkar dan rest area.

Diskusi dengan penangkar, sertifikat penangkar dan rest area.

Tumpukan, hamparan dan brangkasan kedelai di Air Salek.Petani berantusias menanam kedelai.

Tumpukan, hamparan dan brangkasan kedelai di Air Salek.Petani berantusias menanam kedelai.

Rata-rata hasil Anjasmoro yang diperoleh 1,8 t/ha di lahan pasang surut, Wilis hanya 1,4 t/ha. Keragaan varietas Panderman cukup bagus hanya umurnya mencapai 3 bulan. Yang menarik, Kelompok Tani Sido Makmur telah mendapatkan sertifikat sebagai penangkar benih tanaman pangan. Dengan demikian bekal workshop menjadi sangat berarti dan bermanfaat.

MMA/Aw