Berita » Presiden SBY: KRPL untuk Ketahanan Pangan

sby-pacitan-1

Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Oleh karena itu, jenis tanaman yang diusahakan pun perlu diprioritaskan yang dibutuhkan sehari-hari. Jika itu sudah tercapai dapat dikembangkan dengan yang lain, termasuk buah-buahan yang banyak dikonsumsi masyarakat. Untuk mendukung ketahanan pangan, KRPL juga direncanakan untuk dikembangkan ke suluruh desa di Indonesia. Demikian sambutan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat bertatap muka dengan masyarakat di Kebun Bibit Desa (KBD) Kayen, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat (13/1/2012) siang.

Pada kesempatan ini, Presiden SBY juga mengimbau masyarakat agar KRPL dibangun mulai dari tingkat keluarga maupun desa, sehingga keperluan pangan harian dapat tercukupi dari kebun sendiri secara mandiri. “Pilih produk pangan yang memang menjadi kebutuhan sehari-hari,” kata Kepala Negara.

“Boleh saja dikembangkan berbagai macam tanaman untuk menghasilkan produk makanan atau buah-buahan, tetapi cocokkanlah dengan apa yang setiap hari dimasak oleh rumah tangga,” tambah Pak Presiden. Presiden kemudian mencontohkan apabila memang suka mengonsumsi tomat, cabai, atau terong, maka hendaknya tanaman itu dahulu yang ditanam. “Mengapa? Kalau tiba-tiba harga bawang, cabe, tomat, di pasaran melambung maka tidak perlu cemas karena ibu-ibu rumah tangga itu bisa memetik dari kebun sendiri,” tambah Pak SBY yang siang itu mengenakan safari warna coklat. Pak SBY berharap, apa yang dilakukan di Desa Kayen ini dapat ditiru di tempat lain di seluruh Indonesia.


Presiden SBY bersama Ibu Hj Ani Yudhoyono, didampingi Menteri Pertanian, Gubernur Jatim, Bupati Pacitan,
dan Kepala Badan Litbang Pertanian saat memberikan arahan di lokasi Kebun Bibit Desa Kawasan
Rumah Pangan Lestari (KBD-KRPL) Desa Kayen, Pacitan, Jumat (12/1/2012) siang.

Tentang keunggulan KRPL perdesaan beliau menyampaikan: “Maka beruntunglah keluarga atau rumah tangga pedesaan yang bisa memanfaatkan pekarangannya untuk tanaman pangan kebutuhan sehari-hari. Hal ini tidak bisa dilakukan masyarakat perkotaan, mereka sangat tergantung kepada pasar.” lanjut Presiden.

KRPL Landasan Ketahanan Pangan

Begitu datang di lokasi, Presiden yang didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono, Gubernur Jawa Timur beserta Ibu, Bupati Pacitan bersama Ibu, serta sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II langsung meninjau rumah warga yang mengusahakan budidaya aneka komoditas seperti umbi-umbian, sayur-sayuran, dan buah-buahan, bahkan budidaya ikan di kolam pekarangan.

Program ini, tutur Presiden, nantinya akan menjadi gerakan nasional yang membawa manfaat besar bagi masyarakat Indonesia. Ke depan, persoalan harga bahan pangan yang fluktuatif karena bergantung pada kondisi pasar dapat teratasi. Untuk menyukseskan program itu, Presiden minta segenap jajaran pemerintahan mendukungnya.

“Kementerian Pertanian silakan diberikan penjelasan, bimbingan, penyuluhan dan bantuan anggaran. Demikian pula bapak gubernur dan bapak bupati. Mari kita bangun ketahanan pangan di semua kelurahan dan desa di negeri kita,” tandas presiden.

Win