Berita » Promosi Inovasi Litbang Harus Dikedepankan

kadan_2_wamen_web

Badan Litbang Pertanian dituntut tidak saja mampu menghasilkan inovasi teknologi namun juga harus mampu mempromosikan dan menyebarluaskan inovasi tersebut kepada pengguna sehingga dapat bermanfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Demikian inti sambutan Kabadan Litbang, Dr. Haryono pada acara pembukaan Pekan Pertanian Spesifik Lokasi (PPSL), di Bogor (17–21/11). PPSL mengusung tema: “Percepatan Transfer Inovasi Teknologi Pertanian Spesifik Lokasi untuk Pemberdayaan Petani Mendukung Ketahanan Pangan Nasional”. Itu tugas berat Badan Litbang Pertanian, namun tugas berat itu terasa ringan apabila dilakukan secara bersama-sama. PPSL merupakan sarana pengembangan dan promosi inovasi (diseminasi) baru Badan Litbang Pertanian, yang mengedepankan inovasi teknologi spesifik lokasi untuk mendukung pembangunan pertanian. Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Pertanian Dr. Rusman Heriawan ini, mengangkat materi utama Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). KRPL dibuat untuk mencapai ketahanan dan kemandirian pangan keluarga, peningkatan diversifikasi pangan, konservasi sumberdaya pangan lokal, kebun bibit desa, dan peningkatan kesejahteraan petani. Dalam PPSL ini Balitkabi ikut memamerkan varietas unggul ubi jalar Papua Solossa dan Antin-1, juga dipamerkan tanaman garut di taman koleksi Badan Litbang. Pengunjung di stand Balitkabi juga disuguhi aneka produk olahan asal kacang dan umbi inovasi Balitkabi, yakni: tepung ubi kayu, tepung ubi jalar, mie ubi jalar, mie mbote, aneka kue kering dari tepung ubi, selai, onde-onde dan es krim. Demo pembuatan produk olahan, onde-onde dan es krim ubi jalar ungu diperagakan secara langsung oleh Ir. Erliana Ginting, M.Sc., peneliti pangan Balitkabi.

PPSL diikuti oleh Perguruan Tinggi, Puslit/Balai Besar/Balit/BPTP lingkup Badan Litbang Pertanian, Petani (Gapoktan), LSM, Peneliti/Penyuluh dari seluruh provinsi di Indonesia, mahasiswa dan pelajar serta mitrakerja (stakeholder) lainnya. Kegiatan ini tidak hanya memamerkan inovasi teknologi tetapi diharapkan dapat menjadi arena komunikasi yang efektif antar-UPT di tingkat Badan Litbang terutama terhadap hasil-hasil penelitian. Bagi masyarakat umum, PPSL merupakan wahana untuk konsultasi inovasi pertanian dengan sumber teknologi langsung (UK/UPT) Badan Litbang Pertanian yang berpartisipasi pada acara ini. Berbagai kegiatan digelar pada PPSL antara lain: Pameran, seminar, lomba apresiasi pertanian, talk show, konsultasi inovasi publik, open house UPT Badan Litbang, juga workshop diseminasi tentang pembuatan video secara kreatif. Febria/Win