Berita ยป PT Mitra Kreasidharma (MKD) Berkunjung ke Balitkabi

2-berita-3

PT MKD, perusahaan yang bergerak dan memproduksi sarana produksi pertanian (Pestisida dan Pupuk) mengunjungi Balitkabi Malang pada tanggal 23 April 2012. Tim PT MKD beranggotakan Mardiyono Supriyadi (Deputi Managing Director), Djoko Sunindyo (Product Development GM), Bachtiar Kusuma (Marketing Manager) dan, S. Iman Dewa Santosa SP (Area Manager). Maksud dan tujuan kunjungan ke Balitkabi adalah untuk menindak lanjuti hasil pertemuan di Jakarta dalam diskusi Round Table Meeting Badan Litbang Pertanian dengan dunia usaha pada tanggal 30 Maret 2012.

Balitkabi sebagai UPT Badan Litbang Pertanian menawarkan produk hasil penelitian bioinsektisida untuk dikembangkan secara komersial oleh mitra usaha yang bergerak di bidang penyediaan sarana produksi pertanian. Rombongan dari PT MKD diterima langsung oleh Kepala Balitkabi, Dr. M. Muchlish Adie dan para peneliti yang menghasilkan produk penelitian bioinsektisida, antara lain : Dr. Yusmani Prayogo, Drs. Bejo, MS, Ir. Sumartini, Ir. Mudji Rahayu, MS serta Prof. Dr. Marwoto sebagai ketua program penelitian dan Dr. Suharsono selaku ketua kelti hama dan penyakit.

Kepala Balitkabi menjelaskan bahwa hasil penelitian harus di diseminasikan kepada pengguna teknologi dan salah satunya adalah produk hasil penelitian yang berupa bioinsekisida dari Balitkabi perlu ditawarkan kepada dunia usaha untuk dikembangkan secara massal dan komersial. Dr.Yusmani sebagai inventor Biolec menjelaskan bahwa Biolec merupakan produk bioinsektisida yang berbahan aktif cendawan entomopatogen efektif mengendalikan berbagai hama dari famili: Lepidoptera, Homoptera, Hemiptera dan Coleoptera. Sasaran aplikasi biolec ini pada hama-hama di pertanaman pangan, sayur maupun perkebunan. Keunggulan Biolec disamping efektif mengendalikan hama juga aman bagi lingkungan, aman terhadap parasit dan predator, serta biaya produksi cukup rendah. Drs. Bejo, MS sebagai inventor vigra yang merupakan bioinsektisida berbahan aktif Nuclear Polyhedrosis Virus, efektif mengendalikan hama ulat grayak Spodoptera litura, dan dari hasil penelitian terakhir efektif juga terhadap Lamprosema indicata hama penggulung daun kedelai, dan ulat penggerek polong Etiella zinckenella pada tanaman kedelai. Ir. Sumartini, MS sebagai inventor CEKA menjelaskan bahwa fungisida yang berbahan aktif minyak cengkeh efektif mengendali penyakit karat daun pada tanaman kedelai. Ir. Mudji Rahayu, MS juga menjelaskan biopestisida yang berbahan aktif pf (Psedomonas fluorencens) efektif mengendalikan penyakit tular tanah baik yang disebabkan oleh cendawan maupun bakteri.

PT MKD tertarik akan produk-produk biopestisida yang dihasilkan Balitkabi

Produk biopestisida yang dihasilkan dari penelitian Balitkabi merupakan bioinsektisida masa depan yang ramah lingkungan dan berperan dalam pertanian organik di masa depan. Pihak PT MKD tertarik akan produk-produk biopestisida yang dihasilkan Balitkabi, selanjutnya PT MKD akan meminang produk yang di tawarkan Balitkabi melalui BBATP (Balai Besar Alih Teknologi Pertanian).