Berita ยป Ragam Bentuk Daun dan Warna Trikoma Polong pada Kedelai

Ragam bentuk daun pada kedelai F4 di IP2TP Genteng

Ragam bentuk daun pada kedelai F4 di IP2TP Genteng

Kedelai telah ada dan dibudidayakan di Indonesia lebih dari 100 tahun yang lalu, karenanya karakter morfologi kedelai sudah sangat beragam, contohnya warna bunga, warna biji, warna trikoma, bentuk daun, dan sebagainya.

Pada musim tanam Maret hingga Juni 2021, di IP2TP Genteng (Kabupaten Banyuwangi) diseleksi sebanyak 500 galur F4 kedelai yang berasal dari berbagai tetua persilangan. Keragaan tanaman sangat bagus, dan terdapat keragaman antar galur yang diuji. Secara umum, bentuk daun pada kedelai berbentuk lancip, mendekati bentuk segitiga, oval, dan bulat. Diantara daun yang berbentuk lancip, masih terdapat keragaman didalamnya, berupa daun lancip dengan lebar daun kecil, juga terdapat daun lancip, namun dengan daun yang lebih lebar. Tentu juga terdapat daun-daun yang berbentuk oval, dan juga antara bentuk oval dengan bulat. Bentuk daun merupakan salah satu karakter yang dapat digunakan sebagai penciri varietas kedelai. Di Indonesia hanya terdapat beberapa varietas kedelai yang memiliki bentuk daun lancip, diantaranya adalah varietas Argopuro.

Selain dari sisi bentuk daun, keragaman dari galur yang diuji adalah warna trikoma (bulu) pada polong maupun batang. Pada kedelai, hanya terdapat warna trikoma putih dan coklat, hal ini juga terlihat pada galur-galur yang diuji di Genteng saat ini. Pada sebagian besar varietas kedelai yang telah dilepas di Indonesia, juga memiliki karakter warna trikoma coklat, dan tidak terlalu banyak juga varietas kedelai yang memiliki warna trikoma putih.

Harapannya, akan diperoleh galur-galur kedelai yang memiliki penciri morfologi dari galur-galur yang diuji, khususnya berdaun lancip dan memiliki warna trikoma putih, tanpa meninggalkan karakter utamanya, yakni hasil tinggi.

AK

daun1 daun2 daun3
Ragam bentuk daun pada kedelai
daun4 daun5
Warna trikoma (bulu) pada polong kedelai