Berita » Rencana Operasional Penelitian Kabi 2013 Dipertajam

Kegiatan penelitian dan pengembangan harus berorientasi kepada kebutuhan pengguna (user oriented), tanpa mengabaikan pengembangan teknologi yang bersifat demand driving, sehingga ilmu pengetahuan, teknologi dan sistem kelembagaan pertanian yang dihasilkan lebih tepat-guna (spesifik lokasi dan pemakai) dan antisipatif terhadap tantangan ke depan (futuristik). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang berdaya guna untuk pengguna, maka program penelitian tanaman pangan disusun dalam rencana strategis penelitian tanaman pangan dan khusus untuk kacang-kacangan dan umbi-umbian tertuang dalam rencana strategis penelitian kacang-kacangan dan umbi-umbian (Balitkabi). Untuk mengoperasional dari renstra Balitkabi dituangkan dalam bentuk Rencana Penelitian Tim Peneliti (RPTP) dan dijabarkan dalam Rencana Operasional Pelaksanaan Penelitian (ROPP).

Salah satu kesimpulanrapat program penelitian lingkup Puslitbangtan di Balitkabi Malang pada tanggal 13–15 Desember 2012,adalah penanjaman rencana penelitian tanaman pangan, agar pelaksanaan penelitian tahun 2013 lebih efektif dan efisien sehingga kinerja utama Puslitbangtan tercapai. Kesimpulan rapat tersebut ditindaklanjuti denganpembahasan mendalam oleh Balitkabi, 17-19 Desember 2012.

Balitkabi menargetkan pada 2013 sasaran Indeks Kinerja Utama Balitkabi adalah terkarakterisasinya plasma nutfah 200 asesi, memperoleh 4varietas unggul kabi, merakit 3teknologi, dan memproduksi benih BS 3000 kg dan 7000 kg benih FS.

Untuk mencapai target tersebut, RPTP dan Rencana Diseminasi Hasil Penelitian (RDHP) dibahas bersama secara mendalam oleh pembahas utama dan peneliti. Sebanyak 11 RPTP dan 1 RDHP, yang mengupas penelitian plasma nutfah, perakitan varietas kacang dan umbi, teknologi budidaya kacang dan umbi, produksi benih sumber dan rencana diseminasi. Sejumlah 11 RPTP dan 1 RDHP dijabarkan dalam 42 kegiatan Rencana ROPP.

Seluruh peneliti Balitkabi pada kesempatan ini ikut aktif mencermati setiap paparan kegiatan ROPP dan memberi saran-saran perbaikkan. Pembahasan di pimpin oleh Kepala Balitkabi langsung dan didamping ketua program, pejabat pelayanan teknis dan ketua kelompok peneliti pemuliaan dan proteksi tanaman, serta para Profesor Riset.

Pembingkaian pembahasan ROPP 2013 oleh kepala Balitkabi (kanan), dan peserta rapat pembahasan (kiri).

Mw/AW