Berita » Review Kegiatan IMIN 2021 dan Rancangan Kegiatan 2022

Balitkabi dipercaya untuk menjadi salah satu anggota sinergi riset internasional melalui kegiatan International Mungbean Improvement Network fase 2 (IMIN-2) yang didukung oleh Australian Centre for International Agricultural Research (ACIAR). Serangkaian kegiatan riset kacang hijau dan interaksi sesama anggota IMIN-2 telah dilakukan selama 2021, dan Balitkabi juga secara aktif berperan serta.

Senin, 10 Januari 2022, dilakukan pertemuan yang dihadiri oleh seluruh tim IMIN-2 Balitkabi yang berjumlah 10 peneliti, untuk mereview pelaksanaan penelitian tahun 2021 dan merancang penelitian tahun 2022.

Kegiatan rapat yang dipimpin oleh Ketua Tim IMIN-2, Ir. Rudy Soehendi, M.P., Ph.D.

Kegiatan rapat yang dipimpin oleh Ketua Tim IMIN-2, Ir. Rudy Soehendi, M.P., Ph.D.

Dipimpin oleh Ketua Tim IMIN-2 Balitkabi, Ir. Rudy Soehendi, M.P., Ph.D., dipaparkan dan direview capaian penelitian IMIN-2 tahun 2021, dan juga dipaparkan tentang rencana kerja tahun 2022-2025. Secara umum, seluruh kegiatan tahun 2021 telah dilaksanakan, dan telah dihasilkan output penelitian yang perlu diteruskan pada tahun 2022. Dibahas juga mengenai rencana kegiatan uji daya hasil pendahuluan (UDHP) dan uji daya hasil lanjutan (UDHL) tahun 2022, serta rencana kegiatan tahun 2023-2025.

Dalam waktu dekat tim akan segera turun ke lokasi untuk mempersiapkan rencana kegiatan tanam dan koordinasi terkait pelaksanaan kegiatan selanjutnya. Disampaikan juga bahwa saat ini pelaporan kegiatan tahun 2021 sudah clear, dan tim IMIN juga telah menyiapkan draft tulisan perkembangan kegiatan yang akan dipublikasikan di Bulletin Mungbean dengan judul “Utilization of Mungbean in Indonesia”.

Keikutsertaan tim dalam melaporkan perkembangan kegiatan, dan peluang pengembangan kacang hijau di Indonesia akan terus diinfokan di setiap edisi dalam Bulletin Mungbean. Di akhir pertemuan, Rudy mengajak tim IMIN-2 untuk tetap menjaga semangat dalam mencapai target dan hasil yang bermanfaat, khususnya bagi petani, dengan tetap mengedepankan semangat riset.

EU