Berita » Sartono Sukses Menangkar Benih Kedelai Bantuan Menteri Pertanian

a.sartono_1

Pak Sartono ketua kelompok Sinar Tani, Desa Tanjung Jati, Kecamatan Binjai, Kab Langkat, Sumatera Utara merupakan salah seorang sosok penangkar benih kedelai yang gigih dan bekerja keras untuk menyediakan benih kedelai untuk kelompoknya dan petani kedelai di Sumatera Utara. Sartono menerima 200 kg benih kedelai FS dari 500 kg yang diserahkan Menteri Pertanian kepada Kepala Dinas Pertanian Sumatera Utara pada tanggal 15 Desember 2012 Di Aceh Timur. Varietas Anjasmoro 200 kg ditanam di area kawasan Perkebunan Sawit seluas 5 ha, dengan teknologi anjuran di bawah bimbingan peneliti Litbang Pertanian (BPTP Sumatera Utara dan Balitkabi) telah menghasilkan 7,5 ton benih SS. Benih kedelai kelas SS 7,5 ton, ditanam kembali di kelompoknya seluas 25 ha, sisanya didistribusikan sampai ke Aceh Timur 4 ton, Labuhan Batu 1,4 ton dan SHS 1,1 ton. Harga jual benih di kelompoknya hanya Rp 9.000 per kg. Harga ini dipandang terlalu murah untuk usahatani benih kedelai, tapi karena untuk kelompoknya pak Sartono senang menerimanya. Harapannya harga benih kedelai bisa mencapai Rp15.000 per kg agar penangkar benih kedelai dapat bergairah. Pertanaman benih kedelai seluas 25 ha yang pada saat ini berumur 1 bulan, diharapkan pada akhir Agustus dapat dipanen dan dapat menghasilkan minimal 25 ton benih kedelai bersertifikasi kelas benih benih sebar atau Extension Seed (ES). Sebenarnya permintaan benih kepada kelompok tani ini cukup banyak dan tidak bisa terpenuhi karena keterbatasan modal dan areal tanam. Kabupaten Langkat pada tahun 2013 ditarget luas areal SLPTT kedelai seluas 500 ha, hingga kini belum dapat dilaksanakan karena salah satunya adalah tidak tersedianya benih kedelai bersertifikat tutur Ir. Yusfik Helmi, Kabid Produksi Dinas Pertanian Kab Langkat. Melihat potensi penangkar benih yang sudah mampu memproduksi benih dengan baik dan kebutuhan benih yang cukup banyak seharusnya mampu memenuhi kebutuhan benih sendiri. Berdasarkan perhitungan, Kab Langkat target luas area 500 ha yang berarti butuh benih 25 ton benih sebar, seharusnya mampu untuk memenuhi kebutuhan benih secara mandiri. Karena di Desa Tanjung Jati Kelompok Sinar Tani yang saat ini menanam kedelai seluas 25 ha untuk benih sebar. Hasil dari 25 ha ini dapat untuk memenuhi target SLPTT kedelai. Dengan sistem Jalur Benih Antar Lapang antar Musim masalah benih dapat di atasi, namun perlu penataan waktu tanam, kapan benih dibutuhkan dan kapan produksi benih ditanam.

Diskusi di Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kab Langkat, Kasubdin Poduksi Dinas Pertanian, Penangkar, Peneliti Litbang Pertanian. Peneliti Litbang Pertanian di rumah pak Sartono Penangkar Benih kedelai


Penangkaran benih kedelai dari FS ke benih SS di Desa Tanjung Jati, Bijai, Langkat Sumatera Utara

Penangkaran benih kedelai kelas SS ke kelas benih sebar (ES)

Marwoto/AW