Berita ยป Semangat Mandiri Benih Kedelai dari Jambi

Lokasi Mandiri Benih kedelai di Provinsi Jambi berada di Desa Kebun Baru, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Tebo dengan luas 1 ha. Varietas yang ditanam meliputi 10 varietas yaitu Anjasmoro, Grobogan, Argomulyo, Burangrang, Dering, Wilis, Gema, Panderman, Sinabung dan Tanggamus dan telah dilakukan pemanenan pada akhir bulan Juni 2015.

Dari kesepuluh varietas kedelai tersebut, terdapat empat varietas yang disukai petani yaitu Anjasmoro, Grobogan, Panderman dan Argomulyo yang semuanya ini termasuk varietas kedelai berbiji besar. BPTP Jambi telah memiliki program pembinaan calon penangkar kedelai, yaitu dengan membina 14 calon penangkar yang terdapat di Kabupaten Tebo.

Pembinaan tersebut melalui pertemuan dan pelatihan ditempat kelompok tani serta mengundang narasumber dari Balitkabi. Sedangkan kegiatan di lapangan dengan melibatkan secara aktif melalui Denfarm yang telah dilakukan oleh BPTP Jambi.

Pada Awal bulan Agustus BPTP Jambi akan melibatkan calon penangkar benih kedelai dengan menanam kedelai varitas Anjasmoro seluas 4 ha di Kabupaten Tebo, yang hasil panennya akan dilakukan sertifikasi untuk benih kedelai. Hal ini dilakukan karena calon penangkar sangat antusias dan menyukai varietas Anjamoro.

Di Kabupaten Tebo, lahan yang digunakan untuk pertanaman kedelai merupakan daerah alluvial (Entisol) yang berada pada pinggir-pinggir sungai Tebo. Daerah alluvial merupakan daerah yang cukup subur untuk budidaya kedelai.

Hal ini terlihat dari penampilan pertumbuhan tanaman yang cukup baik. Untuk menghindari tanaman yang terlalu subur, kebiasaan petani di Tebo melakukan pemangkasan pucuk daun kedelai pada umur sekitar 3 minggu. Budidaya tanaman kedelai di wilayah ini dilakukan secara monokultur dan tumpangsari dengan tanaman jeruk.

Teknik budidaya kedelai di Tebo meliputi:

  1. Pengolahan tanah : tanpa olah tanah. Lahan dibersihkan dengan cara manual.
  2. Varietas, petani saat ini menyukai Anjasmoro karena varietas ini tahan pecah polong sehingga apabila telat dilakukan penanenan kehilangan hasil rendah.
  3. Penanaman, dengan cara di tugal dan ditanam dengan jarak 40 x 15 cm.
  4. Pemupukan sebesar 50 kg urea/ha dan 100 kg Ponska/ha.
  5. Pemeliharaan: daerah ini merupakan daerah tadah hujan sehingga pengairan mengandalkan dari air hujan, pada tanaman yang terlalu subur dilakukan pemangkasan pucuk daun pada umur sekitar 3 minggu.
  6. Penyiangan dilakukan secara manual. Pengendalian hama berdasarkan pemantauan apabila mulai terjadi serangan kedelai dilakukan pengendalian dengan insektisida.
  7. Pemanenan dilakukan apabila semua daun sudah rontok dan polong kedelai sudah berwarna coklat.
Persiapan lahan hingga panen kedelai di Lokasi Mandiri Benih Kedelai di Desa Kebun Jambi

Persiapan lahan hingga panen kedelai di Lokasi Mandiri Benih Kedelai di Desa Kebun Jambi

AWj/DW