Berita » Semangat Setelah Berkunjung

papua2

Semangat tamu dari Papua bangkit setelah berbagi pengalaman dengan Peneliti Pangan di Laboratorium Teknologi Pangan Balitkabi. Ubijalar yang selama ini mereka konsumsi sebatas dibakar, ternyata dapat diproses untuk produk olahan berkualitas dan bernilai ekonomis, bahkan potensial sebagai pengganti terigu. Karena itu, mereka bersemangat untuk memanfaatkan alat pengolahan ubijalar yang tersedia di kantor Dinas Pertanian Kabupaten Keerom yang selama ini nganggur. Demikian terungkap dari kunjungan petani Papua di Balitkabi Kamis (23/6/2011). “Di kantor Dinas Pertanian Kabupaten Keerom sudah banyak alat pengolahan ubijalar yang tersedia, hanya saja kemauan dan keterampilan dari masyarakat untuk mengembangkan komoditas ubijalar ini masih sangat kurang”, ujar pendamping dari Diperta Kabupaten Keerom tersebut, “sehingga alat yang sudah ada tidak termanfaatkan dengan maksimal” tambahnya. Kunjungan yang diikuti oleh empat petani dari Papua yang dari Kabupaten Keerom. Mereka  didampingi Bpk Supriyatno, Kasi Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Keerom. Rombongan diterima oleh St.A. Rahayuningsih, M.S, yang memamparkan aneka varietas unggul ubijalar. Tinuk Sri Wahyuni, SP, M.P. menyampaikan materi koleksi plasmanutfah ubijalar.  Sementara Rahmi Yulifianti, S.T.P. memaparkan Teknologi Aneka Produk Olahan Ubi Jalar dan Pengenalan alat-alat pengolahan ubi jalar. Selain penjelasan klasikal dan suguhan onde-onde ubijalar di lab Pangan Balitkabi, para tamu juga diberi penjelasan tentang penyimpanan benih di gudang UPBS dan tanaman-tanaman penelitian di Kebun Percobaan Kendalpayak. (Laporan Nia & Achmad Winarto)

Ir Tinuk Sri Wahyuni sedang menunjukkan persilangan ubijalar untuk mendapatkan varietas baru.


Peneliti Pangan Balitkabi, Rahmi Yulifianti, S.T.P. menunjukkan proses pengolahan produk dari ubi jalar