Berita » Semarak Olahan Akabi di GITA 2021

gita

Kunjungan Mentan SYL ke pameran olahan akabi didampingi Wakil Komisi IV DPR RI dan Kepala Balitbangtan

GITA 2021 (Gelar Inovasi Teknologi Akabi) 2021 yang bertemakan “Hilirisasi Teknologi Akabi mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional dan Peningkatan Kesehatan Masyarakat”, benar-benar melekat dengan komoditas aneka kacang dan umbi. Komoditas akabi tidak hanya berpotensi sebagai penggerak perekonomian, namun juga berpotensi sebagai peningkat kesehatan masyarakat. Keberadaannya semakin berarti pada masa dimana masyarakat memerlukan asupan makanan sehat dan bergizi.

Pada serangkaian acara GITA 2021, digelar pameran yang tidak hanya menyuguhkan inotek Balitbangtan (yang diikuti oleh UPT Balitbangtan di Jatim), juga dari mitra industri dan UMKM dari kota dan kabupaten Probolinggo. Balitkabi memamerkan produk olahan berbasis akabi dan juga menampilkan dua inkubator bisnisnya (inkubis), yakni Detin Khaeratin (D’Win) dari Ciamis yang memproduksi jus ubijalar dan es krim ubijalar ungu serta Wulan Anggraini (Roti Boss) dari Malang yang memproduksi cake tape, brownies dan kue kering dari tepung ubikayu.

Menteri Pertanian RI, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H, M.Si., M.H. berkenan mengunjungi peragaan olahan berbasis akabi, didampingi oleh Bupati Probolinggo (Hj. P. Tantriana Sari, SE), Wakil Ketua Komisi IV DPR RI (Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si), Kepala Balitbangtan serta tamu undangan lainnya. Mentan SYL kritis menanyakan mengapa menggunakan ubijalar, manfaat, dan sebagainya. Peneliti Balitbangtan, Ir. Erliana Ginting M.Sc., menjelaskan tersedianya beragam olahan akabi tersebut mendukung pemanfaatan varietas unggul yang telah dilepas, diversifikasi pangan lokal, dan substitusi sebagian penggunaan terigu. Ibu Detin menambahkan bahwa jus dan es krim ubijalar merupakan cara lain konsumsi ubijalar sebagai pangan sehat dan akan lebih diminati, terutama oleh generasi milenial. Roti Bos menggunakan tagline ‘happy with local food’ di kemasannya untuk mengangkat pamor olahan ubikayu. Pada kesempatan ini, Mentan SYL berkenan mencicipi susu kedelai hitam, mie kimpul dan ubijalar, jus dan es krim ubi jalar dan berdiskusi dengan para inkubis.

Apresiasi Mentan SYL terhadap beragam olahan akabi ini memberi peluang sekaligus penyemangat bagi industri, termasuk UMKM untuk mengembangkan usahanya dalam menyediakan beragam olahan berbasis pangan lokal yang bergizi, sehat, dan aman bagi masyarakat. Usaha ini juga dapat menjadi penggerak perekonomian masyarakat, terutama kelompok wanita tani, PKK, pengrajin makanan dan lain-lain. Terima kasih Pak Menteri untuk apresiasinya.

gita1 gita2
Penuh perhatian Mentan SYL berdialog dengan inkubis Balitbangtan dari Ciamis (Ibu Detin Khaeratin)
Mentan mencicipi jus ubijalar ungu Wulan Anggraini dan Detin Khaeratin dengan produk olahannya

Wulan Anggraini dan Detin Khaeratin dengan produk olahannya

AK/EG