Berita » Seminar Inovasi Peternakan Ramah Lingkungan

seminar-inovasi-peternakan-

Pengembangan peternakan menjadi target yang harus disegerakan dilakukan di Indonesia. Badan Litbang Pertanian, melakukan Ekspose dan Seminar Nasional tentang Inovasi Peternakan Ramah Lingkungan dengan tema Akselerasi Inovasi Peternakan Ramah Lingkungan, 19–20 Juni 2013 di Makassar. Seminar Nasional dilaksanakan 20 Juni 2013 di Grand Clarion Hotel, Makassar. Arahan Kepala Badan Litbang Pertanian, yang disampaikan oleh Kepala BPP2TP, bahwa pengembangan peternakan khususnya untuk Indonesia Timur selain memiliki potensi besar juga harus segera dilakukan. KP Gowa akan digunakan sebagai pusat breeding sapi untuk Indonesia Timur. Tagline Badan Litbang Pertanian harus menjadi mesin penggerak peneliti didalam melakukan dan memahami inovasi untuk kepentingan pengguna. Peternakan tidak terpisahkan dengan sistem pertanian, harus diintegrasikan. Sehubungan dengan hal tersebut, tiga makalah dari peneliti Balitkabi diikutsertakan dalam seminar nasional tersebut. Dr. M. Jusuf menyampaikan makalah tentang “Produktivitas klon-klon ubijalar menghasilkan daun untuk pakan ternak di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat”, yang disampaikan secara oral. Dua makalah lainnya berupa makalah poster yaitu “Hasil biji dan daya adaptasi galur harapan kedelai pada lingkungan optimal” (Muchlish Adie) dan “Pengelompokan toleransi kedelai terhadap kekeringan pada stadia perkecambahan” (Ayda Krisnawati). Keikutsertaan peneliti Balitkabi dalam forum seminar nasional tidak hanya akan memotret integrasi ternak – tanaman, tetapi yang paling penting adalah memperkaya wawasan keilmuwannya.

MMA/AW