Berita » Seminar Internal Balitkabi: Simbiosis Mutualistik Mikoriza dengan Tanaman Ubi Kayu

semin

Mengawali presentasinya yang berjudul Simbiosis Mutualistik antara Jamur Mikoriza Arbuskular Vesikular dengan Tanaman Ubi Kayu (Manihot esculenta Crantz) pada Seminar Intern Balitkabi tanggal 19 April 2018, Dr. Muchdar Soedarjo menyampaikan bahwa Mikoriza merupakan bentuk simbiosis antara jamur dengan tumbuhan, khususnya pada sistem perakaran. Semua tanaman di darat bersimbiosis dengan mikoriza, kecuali tanaman kubis. Mikoriza yang dapat bersimbiosis dengan tanaman inang dengan membentuk sruktur vesikular dan arbuskular dalam jaringan korteks tanaman disebut dengan jamur Mikoriza Vesikular-Arbuskular (MVA). Simbiosis ini menguntungkan bagi tanaman inang juga bagi simbion mikoriza tersebut. Jamur mikoriza mendapat energi dari tanaman inang, sedangkan tanaman inang mendapatkan manfaat karena meningkatnya daya serapan unsur hara makro dalam tanah, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil.

Paparan Dr. Muchdar lebih ditekankan pada pengaruh mikoriza terhadap pertumbuhan dan hasil ubi kayu. Pengaruh tersebut salah satunya berdasarkan tingkat ketergantungan tanaman pada jamur MVA. Tingkat ketergantungan tersebut ditentukan oleh spesies dan densitas mikoriza serta varietas tanaman inang. Tingkat ketergantungan bervariasi antara 14 – 86% pada berbagai tanaman. Sedangkan pada ubikayu sendiri, tingkat ketergantungan juga cukup bervariasi, dari berbagai sumber didapatkan data ketergantungan ubikayu antara 14 – 77%.

Dr. Muchdar juga menyampaikan beberapa pengaruh lain mikoriza terhadap pertumbuhan dan hasil ubi kayu, yaitu: (1) Memperbaiki serapan hara oleh tanaman inang, (2) Meningkatkan ketahanan terhadap penyakit tanaman, (3) Meningkatkan ketahanan terhadap kekurangan air, dan (4) Meningkatkan ketahanan terhadap kondisi salin.

WR