Berita » Seminar Nasional Hasil Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi 2014

Kamis, 5 Juni 2014, bertempat di Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi dilaksanakan Seminar Nasional Hasil Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi yang dengan tema “Inovasi teknologi tanaman aneka kacang dan umbi untuk mewujudkan sistem pertanian bioindustri berkelanjutan”. Seminar Nasional yang merupakan agenda tahunan Balitkabi dan Puslitbang Tanaman Pangan ini sebagai wahana untuk menyampaikan hasil-hasil penelitian dan inovasi teknologi komoditas aneka kacang dan umbi serta untuk menghimpun umpan baik dari pemangku kepentingan dan pengguna untuk mengarahkan dan mempertajam program penelitian dan disemininasi hasil penelitian tanaman aneka kacang dan umbi.
Seminar Nasional yang diikuti sekitar 250 peserta terdiri dari para peneliti baik dari Balai penelitian maupun BPTP seluruh Indonesia, dosen dan mahasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta, penyuluh, dan praktisi pertanian, dibuka dengan arahan Kepala Badan Libang Pertanian yang diwakili oleh Plh. Kapus Litbang Tanaman Pangan, Dr. Handewi P. Saliem. Dalam arahannya Kepala Badan mengingatkan kembali peran tanaman aneka kacang dan umbi sebagai pendukung pertanian bioindustri sangat strategis sehingga perlu terus mendapatkan perhatian dan dikembangkan. Balitkabi sebagai salah satu motor penggerak transformasi pembangunan pertanian menuju bioindustri berkelanjutan harus terus melakukan penelitian-penelitian tentang potensi aneka kacang dan umbi dan terobosan penting guna mendukung bioindustri. Selain itu disampaikan juga dua makalah kunci yaitu “Pengembangan Sistem Pertanian Bioindustri Berkelanjutan: Peluang dan Tantangannya” oleh Prof. Robert Manurung, anggota Tim Perumus Strategi Induk Pembangunan Pertanian RI dan “Perspektif Ekonomi Global Komoditas Aneka Kacang dan Umbi Mendukung Kedaulatan Pangan” oleh Ir. Khudori, Anggota Pokja Ahli Dewan Ketahanan Pangan.
Pada kesempatan Seminar Nasional ini juga dipresentasikan secara oral 32 makalah dan 95 makalah poster dari berbagai perspektif bidang ilmu seperti Pemuliaan Tanaman, Agronomi, Hama Penyakit, dan Sosial Ekonomi. Antusiasme para peserta Seminar Nasional di Balitkabi setiap tahun terus meningkat terbukti dengan terus bertambahnya jumlah makalah yang diterima oleh Panitia. Meskipun demikian seleksi yang ketat tetap dilakukan untuk menjaga kualitas makalah yang akan dipresentasikan dalam seminar dan diterbitkan dalam prosiding sehingga dapat memberi kontribusi lebih bagi pengembangan tanaman aneka kacang dan umbi dan mempertajam program program penelitian dan disemininasi hasil penelitian tanaman aneka kacang dan umbi di masa yang akan datang.

Alfi/AW