Berita ยป Sosialisasi SOP Kepada Karyawan Balitkabi

Standar operasional prosedur (SOP) adalah tata aturan yang dibentuk dan ditetapkan sebagai pedoman dalam setiap kegiatan yang dilakukan oleh suatu institusi. SOP bertujuan agar setiap kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan benar sehingga memberikan kinerja maksimal. Setiap instansi pemerintah wajib memiliki SOP sebagai bagian penting dalam menjalankan tugasnya. Balitkabi sebagai salah satu instansi pemerintah memiliki sedikitnya 70 macam SOP yang mengatur semua kegiatan yang dilaksanakan. Semua SOP terbagi ke dalam empat kelompok dan setiap Kelompok dikendalikan oleh pejabat berwenang Balitkabi. Pejabat tersebut adalah Ketua Seksi Jasa Penelitian, Ketua Seksi Pelayanan Teknik, Kepala Balai, dan Wakil Manajer. Semua pejabat berwenang bertanggung jawab terhadap semua SOP di bawah kendalinya dan mempertanggungjawabkan kepada manajer puncak hingga kepada negara.
Semua karyawan Balitkabi diharapkan memahami SOP-SOP yang ditetapkan. Hal ini akan memudahkan mereka dalam melaksanakan tugasnya dengan benar sesuai aturan yang berlaku. Untuk mewujudkan hal tersebut, Balitkabi melaksanakan sosialisasi beberapa SOP penting yang selalu berhubungan dengan semua karyawan. Sosialisasi dilaksanakan di Aula Balitkabi pada Senin (11/11). Sosialisasi yang disampaikan oleh Ir Henny Kuntyastuti MS dan dipandu oleh Kepala Tata Usaha Wisnu Unjoyo SP, dihadiri karyawan Balitkabi dan Kebun Percobaan di bawah naungan Balitkabi. Beberapa SOP yang disampaikan antara lain SOP pengadaan barang dan jasa, manajemen sumber daya manusia, manajemen keuangan, dan pemeliharaan sarana dan prasarana. Ir Henny Kuntyastuti MS. menyampaikan bahwa SOP disusun untuk dipahami dan memudahkan setiap pekerjaan Balai. Semua SOP yang ditetapkan merupakan produk manusia yang masih banyak kekurangan-kekurangan yang harus diperbaiki. Untuk itu beliau menyatakan bahwa jika di dalam SOP terdapat hal-hal yang harus diperbaiki jenis perbaikan dapat diusulkan dan akan dibahas di tingkat Balai. Proses sosialisasi terlaksana dengan baik dan diikuti antusisas oleh seluruh peserta. Banyak peserta yang menanyakan berbagai hal tentang tata cara pelaksanaan dan penyusunan SOP. Beberapa peneliti senior mengusulkan agar beberapa SOP diperbaiki agar implementasi kepada karyawan lebih mudah untuk dipahami dan dilaksanakan. Salah satu usul yang baik disampaikan oleh Ir. Erlianna Ginting MSc. bahwa penilaian pada setiap SOP sebaiknya dibuat baku sehingga penilaian hanya menggunakan checklist saja.Sutrisno/AW