Berita ยป Spirit Balitbangtan dalam Pembangunan TTP di Aceh Timur

7-7-15a

Peninjauan calon lokasi TTP di Aceh Timur.

TTP merupakan wahana implementasi inovasi aplikatif spesifik lokasi yang matang dari hulu ke hilir dengan melibatkan stakeholder terkait. Wahana tersebut diharapkan tumbuh dan berkembang dengan mengedepankan kapasitas dan potensi wilayah, sosial budaya dan kearifan lokal masing-masing wilayah.

Tanggal 4 Juli 2015, Tim Balitbangtan yang dikomandani oleh Balai Besar Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian dan salah satu peneliti Balitkabi masuk dalam tim ini (Dr. Gatut Wahyu A.S.), meninjau calon lokasi pembangunan TTP.

Rencana pembangunan TTP di Aceh Timur terletak di Desa Seumenah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, yang merupakan kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM). Kawasan KTM merupakan areal hutan bukaan baru untuk dijadikan areal pertanian dengan topografi merupakan perbukitan dan lembah dengan ketinggian tempat sekitar 100 m dpl.

Pertanaman awal yang dibudidayakan petani adalah tanaman padi ladang/gogo (asal benih petani membeli) dan sebagian kedelai (asal benih bantuan/Varietas Anjasmoro). Pertumbuhan tanaman padi cukup subur (pertumbuhan optimal), sedangkan tanaman kedelai tidak optimal.

Hal ini diakibatkan pada saat awal pertumbuhan mengalami kekeringan (tidak ada hujan). Selain itu, di lokasi ini berpotensi dikembangkan ubikayu dengan pertimbangan perawatan tanaman dapat berjenjang (tidak seperti tanaman palawija), namun juga penting dipertimbangkan penjualan hasil petaninya.

Kecamatan Ranto Peureulak mendapatkan areal pengembangan kedelai seluas 60 ha yang tersebar di beberapa desa dan salah satunya di area kawasan KTM, di Desa Seumenah Jaya. Kedelai yang akan di tanam adalah Anjasmoro dan Grobogan yang berasal dari Dinas Pertanian dan Hortikultura Aceh Timur.

7-7-15b

Tanaman padi dan kedelai di Desa Seumenah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.

GWAS