Berita » Tanaman Akabi Tampil Memukau di HPS ke-39, Konawe Selatan

Lokasi Geltek budi daya Akabi pada lahan perkebunan kakao

Lokasi Geltek budi daya Akabi pada lahan perkebunan kakao

Gelar Teknologi dalam rangka Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-39 telah dilaksanakan di Desa Puudambu, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan pada areal lahan perkebunan kakao rakyat tanggal 2-5 November 2019 lalu. Meski perhelatan akbar itu telah usai, tetapi ada yang menarik untuk diulas yaitu keragaan inotek akabi (aneka kacang dan umbi) yang menghias lorong-lorong kakao maupun yang terhampar di area peringatan HPS ke 39 itu. Hampir empat bulan tim gelar teknologi akabi, Balitkabi merancang, menanam, dan merawat tanaman yang akan dipamerkan dalam acara puncak HPS ke 39 itu.

Budi daya pada lahan perkebunan kakao merupakan inovasi baru, dimana sebelumnya Badan Litbang Pertanian telah meluncurkan berbagai teknologi budi daya pada kawasan perhutani maupun perkebunan, seperti budi daya di antara tanaman jati, kayu putih, sengon, karet, sawit, jeruk, pepaya dan tanaman buah-buahan lainnya.

Keragaan tanaman kedelai, kacang tanah, dan kacang tunggak umur 74 hari, serta kacang hijau (umur 56 hari) di bawah tegakan tanaman kakao umur 23 tahun.

Keragaan tanaman kedelai, kacang tanah, dan kacang tunggak umur 74 hari, serta kacang hijau (umur 56 hari) di bawah tegakan tanaman kakao umur 23 tahun.

Balitkabi memperoleh area demplot yang cukup strategis, salah satu demplot tepat di depan panggung utama. Dua demplot menjadi tantangan Balitkabi dalam unjuk gelar teknologi budi daya akabi yaitu : (1) Geltek budi daya tanaman aneka kacang di antara tanaman kakao peremajaan sambung samping yang berlokasi di lahan perkebunan kakao rakyat yang telah berumur 23 tahun dan (2) Geltek budi daya tanaman aneka kacang dan umbi pada lahan perkebunan kakao peremajaan dari bibit, yang berada tepat di depan tenda utama acara pembukaan HPS ke-39 yang secara resmi dibuka oleh Menteri Pertanian Dr. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.H.

Keragaan tanaman sistem tumpangsari tanaman (Turiman), padi gogo kedelai (pagole) di geltek HPS ke-39 Kendari

Keragaan tanaman sistem tumpangsari tanaman (Turiman), padi gogo kedelai (pagole) di geltek HPS ke-39 Kendari

Pengunjung yang antusias ingin menanam ubi jalar ungu varietas Antin 3 dan Beta 2 di daerahnya dan mendapatkan umbi maupun stek ubi jalar secara gratis

Pengunjung yang antusias ingin menanam ubi jalar ungu varietas Antin 3 dan Beta 2 di daerahnya dan mendapatkan umbi maupun stek ubi jalar secara gratis

Ubi jalar juga ditampilkan dalam demplot Geltek HPS. Dua varietas ubi jalar yaitu Antin 3 dan Beta 2 ikut mempercantik geltek Balitbangtan. Ubi jalar dengan keunggulan antosianin tinggi untuk varietas Antin 3 dan Betakaroten tinggi untuk varietas Beta 2 dengan potensi hasil masing-masing berkisar 25-30 t/ha.

Dari sekian banyak tanaman akabi yang digelar, yang paling banyak mendapatkan perhatian pengunjung adalah pertanaman kacang hijau. Kacang hijau varietas Vima 1 dan Vima 2, membuat pengunjung terpukau. Pertanaman kacang hijau pada saat puncak HPS berumur 51 hari dan sudah hampir masak fisiologis dengan jumlah polong yang cukup lebat dan bernas. Pengunjung mengaku heran sekaligus senang melihat kacang hijau yang polongnya di atas kanopi dan dapat dipanen sekali. Dijelaskan jika keunggulan kacang hijau varietas Vima 1 dan Vima 2 adalah umurnya genjah (56-57 hari), polong berada di atas kanopi dan masak serempak sehingga dapat dipanen sekaligus, serta tidak kalah penting adalah produktivitas tinggi pada Vima 1 (1,76 t/ha) dan Vima 2 (2,44 t/ha).

Keragaan kacang hijau varietas Vima 1 (atas) dan Vima 2 (bawah) di geltek HPS ke-39 Kendari

Keragaan kacang hijau varietas Vima 1 (atas) dan Vima 2 (bawah) di geltek HPS ke-39 Kendari

Demplot gelar teknologi Akabi dikunjungi oleh berbagai kalangan antara lain : Dinas Pertanian, Penyuluh, Penangkar benih, petani seluruh Indonesia, serta mahasiswa, TNI, POLRI, dan masyarakat sekitar. Peserta yang berkunjung di demplot Geltek Akabi cukup banyak. Pengunjung sangat antusias terbukti dengan ramainya pengunjung yang menanyakan tentang teknologi yang digelar.

Melihat keragaan tanaman komoditas Akabi dan keunggulan yang disajikan membuat ketertarikan para pengunjung untuk ingin mengembangkan di daerah mereka masing-masing. Untuk itu pada kesempatan ini setiap pengunjung yang menginginkan benih aneka kacang dan stek ubi jalar untuk dikembangkan kami memberikannya secara gratis beserta buku teknologi budidayanya dengan harapan semoga benih/stek yang dibawa dapat berkembang dengan baik. Demplot gelar teknologi Akabi dikunjungi oleh berbagai kalangan antara lain : Dinas Pertanian, Penyuluh, Penangkar benih, petani seluruh Indonesia, serta mahasiswa, TNI, POLRI, dan masyarakat sekitar.

Situasi pengunjung dan serah terima benih ke petani di Geltek Akabi HPS ke 39, Konawe Selatan dan penyerahan benih ke petani

Situasi pengunjung dan serah terima benih ke petani di Geltek Akabi HPS ke 39, Konawe Selatan dan penyerahan benih ke petani

Sht