Berita » Targetkan Produksi Kedelai Naik, Diperta Berau Kunjungi Balitkabi

1-berau-2

Kabupaten Berau merupakan salah satu sentra kedelai di Provinsi Kalimantan Timur dengan rata-rata produktivitas kedelai di tingkat petani mencapai 1,7 ton/ha. Seiring dengan peningkatan permintaan kedelai di pasaran, produktivitas kedelai harus ditingkatkan. Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Berau mentargetkan peningkatan produktvitas kedelai menjadi 2,4 ton/ha. Untuk itulah teknologi penunjang untuk merealisasikan hal tersebut sangat diperlukan. Demikian disampaikan Ir. H. Ilyas, MM, Kepala Diperta Kabupaten Berau, mengawali sambutannya di ruang pertemuan Kebun Percobaan (KP) Kendalpayak, Kamis (2/8/2012) pagi.

Selanjutnya, menurut Pak Ilyas budidaya kedelai yang diterapkan petani masih menggunakan cara tradisional (belum menggunakan teknologi baru). Jika petani menggunakan teknologi yang tepat guna, maka program peningkatan produksi kedelai tersebut bisa cepat terealisasi. Pak Ilyas menambahkan, bahwa ke depan Diperta kabupaten Berau akan merencanakan pelatihan kepada petani dan petugas pertanian di Balitkabi.

Sementara itu Prof. Arif Harsono mewakili Kepala Balitkabi mengatakan sangat mendukung program tersebut, dan untuk itu Balitkabi siap memberikan dukungan teknologi. Selain itu, Pak arif mengharapkan Diperta Kabupaten Berau dan Balitkabi tetap menjalin komunikasi dan kerjasama.

Materi utama peningkatan produksi kedelai tahun 2012 dan materi usaha tani berwawasan agribisnis dipaparkan oleh Prof. Dr. Arif Harsono. Dilanjutkan materi perbenihan dan varietas unggul kedelai yang disampaikan oleh Dr. Titik Sundari. Sementara itu, Drs. Bedjo, MP menyampaikan materi pemanfaatan Spodotera litura Nuclear Polyhedrosis Virus (SlNPV) JTM 97C untuk pengendalian Spodoptera litura Fabricius pada tanaman kedelai dan materi hama dan penyakit kedelai dan cara pengendaliannya. Selanjutnya materi penutup dengan judul identifikasi penyakit pada kedelai dan pengendaliannya disampaikan oleh Ir. Mudji Rahayu, MS.


Ir. Margono Rahmad, M.S., Kepala KP Kendalpayak, menjelaskan kepada tamu dari Diperta Kabupaten Berau.


Dr. Titik Sundari memperkenalkan varietas unggul kedelai, kacang hijau, kacang tanah, ubi jalar, dan ubi kayu.