Berita » Kejar Target Produksi, Diperta Kab Sambas Belajar ke Balitkabi

Gb1. Diskusi tentang teknik budidaya ubikayu dengan narasumber Ir. Budhi S. Radjit, MS (berseragam Korpri)

Dinas Pertanian dan Peternakan Kab. Sambas, Kalimantan Barat melakukan kunjungan ke Balitkabi, 29-30 November 2012. “Dengan studi di Balitkabi, kami berharap banyak informasi kabi yang bisa diterima sehingga target produksi kedelai dan ubikayu Diperta Sambas tahun 2013 bisa terpenuhi”, tutur Ir. U. Joni Silais, Kasi Perbenihan Tanaman Pangan Diperta Sambas yang memimpin kunjungan tersebut bersama Pak Abdul Gani, Kasi Produksi Tanaman Pangan, dan Pak Isnawadi Ishak, Kasi Perlindungan Tanaman Pangan.

Kunjungan rombongan ini diterima oleh Dr. M. Muchlis Adie, Ka. Balitkabi. Pak Muchlish sangat mendukung upaya Diperta Sambas dalam mencapai targetnya dan mempersilakan rombongan berdiskusi dengan para peneliti. Pak Isnawadi menyebutkan pada tahun 2013 Diperta Sambas ditarget untuk menanam kedelai di lahan seluas 3.000 ha dan ubikayu untuk daerah perbatasan yang hasilnya akan disetor ke pabrik tepung.

Gb1. Diskusi tentang teknik budidaya ubikayu dengan narasumber Ir. Budhi S. Radjit, MS (berseragam Korpri)Gb.2 Diskusi hama dan penyakit kabi disampaikan secara bergantian oleh Drs. Bedjo, MP dan Ir. Mudji Rahaju, MS

Materi budidaya ubikayu disampaikan oleh Ir. Budhi S. Radjit, MS. Beliau memaparkan teknik produksi ubikayu mulai penyiapan bibit dan varietas, pengolahan tanah dan tanam, wiwil, penyiangan, dan pembumbunan hingga panen. Pak Budhi juga menjelaskan cara identifikasi ubikayu melalui warna pucuk daun, warna tangkai daun, batang, dan kulit umbi.

Gb.3 Ir. Suhartina, MS memaparkan materi budidaya kedelaiGb.4 di Laboratorium Pascapanen, para tamu bisa mencermati dan mencicipi aneka olahan kabi

Diskusi dilanjutkan ke materi teknik budidaya kedelai dengan narasumber Ir. Suhartina, MS. Menurut bu Ina, kedelai varietas Dering-1 berasal dari persilangan antara Davros (toleran kekeringan) dengan MLG-02 (tanaman tegak, biji sedang, daun kecil). Beliau juga memberikan oleh-oleh kedelai varietas Dering-1 untuk dikembangkan di Kabupaten Sambas.

Gb.5 Hamparan tanaman kacang hijau di KP Kendalpayak menarik perhatian pengunjung dari Diperta Sambas.

Materi hama dan penyakit kabi diuraikan secara bergantian oleh Ir. Mudji Rahaju, MS dan Drs. Bedjo, MP. Setelah diskusi dengan para peneliti, rombongan melakukan kunjungan lapangan ke Kebun Percobaan Kendalpayak dipandu oleh Ir. Margono Rachmad, MS. Rombongan mencermati dan mencicipi aneka olahan dari umbi-umbian saat kunjungan ke laboratorium pangan. Diperta Sambas juga membawa oleh-oleh benih beberapa varietas kedelai dan kacang hijau untuk dikembangkan di Sambas. “Semoga produksi kabi di Sambas berhasil, jika di tengah-tengah mengalami kendala, silakan menghubungi Balitkabi, insyallah para peneliti siap membantu”, tutur bu Nur Chasanah, seksi Jasa Penelitian, saat melepas tamu.

NC/AW