Berita Ā» Telah Lahir Dua Calon Varietas Unggul Baru Kedelai Toleran Kekeringan

dering

Gambar 1. Keragaan varietas Dering 2 dan Dering 3.

Varietas kedelai toleran kekeringan yang pertama adalah Dering 1, dilepas tahun 2012. Varietas tersebut telah banyak diminati petani dari berbagai wilayah seperti Sumut, Jambi, Bengkulu, Lampung, Jabar, Jatim, NTB, dan Sulsel, yang terlihat dari jumlah benih yang telah terdistribusi pada tahun 2018 sebanyak 901,5 kg klas benih BS dan 595 kg kelas benih FS. Kekurangan varietas Dering 1 menurut pandangan petani adalah umurnya panjang dan biji kurang besar. Oleh karena itu, pemulia kedelai dari Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi), Badan Litbang Pertanian tertantang untuk menghasilkan varieas kedelai yang tidak hanya toleran kekeringan, tetapi berumur genjah dan berbiji besar.

Galur AB-157-41-22 dan DM-122-35-17 disetujui dilepas sebagai varietas unggul baru kedelai toleran kekeringan selama fase reproduktif, diberi nama Dering 2 dan Dering 3. Bukti-bukti keunggula

Gambar 2. Ir. Suhartina, M.P. sedang mempresentasikan keunggulan calon varietas unggul di depan peserta sidang.

Gambar 2. Ir. Suhartina, M.P. sedang mempresentasikan keunggulan calon varietas unggul di depan peserta sidang.

n kedua galur tersebut disampaikan oleh Ir. Suhartina, M.P. pada sidang pelepasan varietas di Hotel Salak Bogor tanggal 27 Juni 2019.

 

Tim Penilai dalam sidang pelepasan ini terdiri atas pemulia tanaman dan para ahli pada berbagai bidang keilmuan, pengambil kebijakan, serta praktisi perbenihan dan pertanian, yaitu: Direktur Perbenihan-Dirjen Tanaman Pangan, Dr. Satoto, Dr. M. Muchlish Adie, Dr. Sholihin, dan Drs. Lukman Hakim (Pemulia tanaman, Badan Litbang Pertanian), Dr. Syahyuti (Ahli sosial ekonomi pertanian, Badan Litbang Pertanian), Dr. Sobrizal (Kepala Bidang Pertanian, BATAN), Dr. Ir. Muhamad Yunus, M.Si (Ahli Bioteknologi, BB Biogen Bogor), Dr. Ir. Hajrial Aswidinoor, M.Sc (Ahli statistika dan Pemulia Institut Pertanian Bogor), Prof. Ir. Tarkus Suganda, M.Sc., Ph.D (Ahli hama dan penyakit tanaman, Univ. Pajajaran Bandung), Wiji Astutiningsih, S.P., M.P. (Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian), Ir. Winarno Tohir (Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan, KTNA), Ir. Ayub Darmanto (Asosiasi Benih Indonesia, ASBENINDO), Ir. HME. Achdijat Basari (Masyarakat Perbenihan dan Perbibitan Indonesia, MPPI).

Calon VUB Dering 2 dan Dering 3 dihasilkan setelah melewati masa riset selama 9 tahun, sejak proses pembentukan, pengujian, hingga disetujui menjadi calon varietas unggul baru. Kehadiran dua calon VUB kedelai tersebut tidak terlepas dari kerja tim yang terdiri atas pemulia kedelai (Ir. Suhartina, M.P., Ir. Purwantoro, Dr. Novita Nugrahaeni, Dr. Gatut Wahyu Anggoro S., Dr. Titik Sundari, dan Prof. Dr. Made Jana Mejaya), Ahli hama dan penyakit tanaman (Eriyanto Yusnawan, Ph.D., Kurnia Paramita, S.P, dan Dr. Yuliantoro Baliadi), Agronomis (Ir. Abdullah Taufiq, M.P), ahli kimia pangan (Ir. Erliana Ginting, M.Sc).

Karakteristik calon VUB Dering 2 dan Dering 3 pada kondisi cekaman kekeringan sebagai berikut:

Karakter AB-157-41-22 (Dering 2) DM-122-35-17 (Dering 3)
Hasil Rata-rata 2,49 2,42
PotensiĀ  hasil (t/ha) 3,32 2,99
Umur masak (hari) 76 70
Ukuran Biji (g/g/100 biji) 14,8 13,9
Kandungan protein (%) 35,96 40,49
Kandungan lemak (%) 19,74 17,46

AT/NN/SHT