Berita » Temu Bisnis Ubi Jalar di Lumajang

Bersamaan dengan pelaksanaan panen raya RPIK ubi jalar di Pasrujambe Lumajang, 4 Desember 2021, dilakukan temu bisnis ubi jalar. Tujuan temu bisnis adalah menjalin komunikasi antar pengusaha dalam rangka pemenuhan permintaan ubi jalar maupun dalam rangka mencari peluang pasar baru.

Temu bisnis ubi jalar di Lumajang

Temu bisnis ubi jalar di Lumajang

Diikuti oleh tujuh pebisnis ubi jalar dari Jawa Timur dan Jawa Barat, yaitu CV. Ilud Jaya Nusaudara, PT. Nusasti Khenai Raya, CV. Arindo Makmur Malang, SJM Group Mojokerto, UD. Mitra Baroka, PT KBS Malang, dan Asosiasi Petani Pangan Indonesia. Hadir pula Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lumajang, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, dan Hariyanto (petani kooperator RPIK ubi jalar), serta dua peneliti Balitkabi (Dr. Febria Cahya Indriani dan Ir. Nila Prasetiaswati).

Acara temu bisnis merupakan momen yang langka dan sangat ditunggu-tunggu oleh para pengusaha yang bergerak di bidang pemasaran domestik maupun ekspor ubi jalar. Ilut, Direktur CV. Jaya Nusaudara, menyampaikan spesifikasi ubi jalar yang diinginkan seperti umbinya sehat, kulit cerah, segar dan tidak berwarna hijau, bobot per umbi sekitar 100 – 250 g, bebas infestasi hama dan penyakit, tercuci dan kulit tidak lecet, bentuk tidak bulat dan umbi tidak luka.

Eno sebagai eksportir ubi jalar dari PT. KBS menyampaikan metode pemasaran secara digital yang diperlukan dalam era digitalisasi. Sementara itu, Triasti Wulandari dari PT. Nusasti Khenai Raya sangat antusias untuk mengembangkan ubi jalar varietas Balitbangtan, selain itu juga tertarik untuk bisnis ubi jalar dari Pasrujambe.

berita-211213-temuwicara-b

Pertemuan para pengusaha ubi jalar ini juga secara tidak langsung akan membuka pangsa pasar baru bagi ubi jalar di Pasrujambe.

FCI/NP/YP