Berita » Temu Tani Milenial “Bangunkan lahan tidur, bangunkan petani tidur”

dsc_0167

Menteri Pertanian RI Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. melakukan Kunjungan Kerja dalam rangka Temu Tani Milenial dan kontes ternak sapi Madura di Desa Kaduara Barat, Kec. Larangan Kabupaten Pamekasan” pada tanggal 19/2/2019. Hadir menemani Mentan RI, Bupati Pamekasan, Bupati Bangkalan, Bupati Sampang, perwakilan Bupati Sumenep, anggota komisi IV DPR-RI, Disperta dan Disnak Provinsi, Kadisperta se-Madura, serta pejabat di lingkungan Kementerian Pertanian. Peserta yang hadir kurang lebih 3000 orang, yang terdiri dari petani, peternak, penyuluh dan santri di empat kabupaten se-Madura.

dsc_0196

Acara kunjungan Mentan RI dimulai dengan mengunjungi stand tempat berlangsungnya kontes ternak. Sederetan sapi-sapi khas unggulan Madura telah memenuhi tempat berlangsungnya kontes ternak. Madura memang dikenal memiliki sapi lokal khas Madura. Dalam sambutan selamat datang Bupati Pamekasan, H. Badrut Tamam mengungkapkan “Kabupaten Pamekasan merupakan salah satu penopang pendapatan daerah dengan jumlah populasi sapi mencapai 192.455 ekor dan merupakan wilayah bibit sapi unggul”. Saat ini Upsus SIWAB mencapai 32.534 ekor sapi. Di sektor pertanian, luas lahan jagung sebanyak 38.164 ha dengan produksi 194 rb ton. “Mari gelorakan semangat Madura, semangat kebersamaan dan gotong royong. Pemerintah memberikan pembelaan terhadap sektor pertanian dan peternakan sebagai usaha utama masyarakat Madura. Manfaatkan bantuan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan” ujarnya.

dsc_0264

Dr. Amran dalam sambutannya mengucapkan terimakasih karena Madura telah berhasil mensuplai kebutuhan sapi daerahnya sendiri. Ada harapan baru pertanian Indonesia, dimana pemerintah memberikan perhatian lebih kepada petani dan peternak Indonesia. Pak Menteri menyampaikan capaian yang telah berhasil dicapai Kementerian Pertanian, diantaranya impor jagung yang menurun. Madura mempunyai potensi luar biasa. Di sektor pertanian, masih banyak yang bisa kita garap bersama, bergandengan tangan, bersinergi. Jika Madura ingin sejahtera, manfaatkan lahan yang ada, “Bangunkan lahan tidur, bangunkan petani tidur, Tak ada yang tidak bisa, harus yakin, ikhlas dan istiqomah” tegas Mentan. “Mimpi besar kami adalah airair hujan yang jatuh di bumi Indonesia, jangan biarkan masuk kelautan sebelum dimanfaatkan oleh umat manusia”.

dsc_0299

Pada kesempatan ini Mentan memberi bantuan dengan total nilai 10 milyar diantaranya hibah sapi, kambing, ayam, benih dan alsintan. Beberapa benih yang dihibahkan diantaranya benih padi, jagung, kacang hijau, kacang tanah, bawang merah, dan juga pemberian bantuan pompa air, combine harvester, trans planter, traktor dan lain sebagainya. “Jangan biasakan berjanji, tetapi barangnya tidak ada” ucap Pak Menteri. Lebih baik menunda satu hari, tetapi barang yang diberikan sudah siap untuk didistribusikan. Melalui UPBS Balitkabi, Balitbangtan di bawah kepemimpinan Dr. Fadry Djufry menghadirkan 300 kg benih BD kacang tanah Varietas Tala 1 dan Bison serta 300 kg benih BD kacang hijau Varietas Vima 1. Balitkabi hadir full team dengan harapan bisa melihat langsung kekinian kinerja Mentan dan tentu menanti setia arahan-arahan tentang motivasi dan hasil kerja Kementan. Kepala Seksi Jasa Penelitian B.S. Koentjoro, S.P., M.Kom., Wadir UPBS Ir. Trustinah M.S., Kepala Seksi Pelayanan Teknik Dr. Rudi Iswanto, Koordinator Program Dr. Andy Wijanarko, Prof. Dr. Didik Harnowo dan Prof. Dr. I Made Jana Mejaya. Peneliti generasi muda Ratri Tri Hapsari S.P., M.Si., Siti Muzaiyanah, S.TP., M.P. dan Siti Mutmaidah S.P. UPBS kabi menyiapkan benih sumber bantuan sejak ditetapkannya Balitkabi penanggung jawab bantuan benih kacang tanah dan kacang hijau.

dsc_0253

BSK/RTH/YB