Berita ยป Temu Teknis Taman Sains Pertanian

Taman Sains Pertanian (TSP) merupakan tempat penemuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diarahkan sebagai:

  • Penyedia pengetahuan terkini oleh dosen Universitas, peneliti dari lembaga litbang pemerintah dan pakar teknologi yang siap terap untuk kegiatan ekonomi,
  • Penyedia solusi-solusi teknologi yang tidak terselesaikan di Taman Teknologi Pertanian (TTP),
  • Sebagai pusat pengembangan aplikasi teknologi pertanian tingkat lanjut bagi perekonomian lokal.

Pembangunan TSP dan TTP sebagai sarana akselerasi impact recognition inovasi pertanian, sekaligus terobosan untuk memperderas arus inovasi pertanian kepada masyarakat. Pada tahun 2015 telah dibangun TSP di Balingtan berbasis agroekologi sawah tadah hujan atau lahan kering ber iklim kering, berdasarkan site plan disajikan 20 demplot/ display dari 5 komoditas utama (padi, jagung, kedelai, tebu dan ternak) dan 15 komoditas pendukung (system integrasi tanaman pangan ternak, system integrasi tebu ternak, hortikultura, mina padi, padi toleran rendaman, padi toleran kekeringan, pengelolaan ikan lokal, pemupukan jangka panjang, pengelolaan biopestisida dan bifence, display pemanfaatan lumpur Lapindo, teknologi rendah emisi, pengelolaan surjan dan penanganan pascapanen.

Temu teknis bertujuan:

  • Mendapatkan informasi kesesuaian pelaksanaan kegiatan dengan perencanaan untuk berbagai informasi komoditas unggul lahan kering iklim kering (padi, jagung, kedelai, tebu buah-buahan, sayuran, biopestisida, ternak) serta pembangunan fisik fasilitas TSP,
  • Mendapatkan gambaran di lapangan tentang pelaksanaan kegiatan di lapangan. Temu teknis dilaksanakan di lingkungan Balingtan pada tanggal 17-18 September 2015, diikuti oleh sekitar 80 orang yang terdiri dari penanggungjawab kegiatan TSP dan peneliti dari Balai Komoditas lingkup Balitbangtan. Materi yang dibahas mencakup:
    • Kemajuan pengembangan pelaksanaan pembangunan oleh Kepala Balingtan,
    • Teknologi inovasi varietas unggul toleran kekeringan dan teknik budidaya padi, jagung kedelai oleh Balai Besar dan Balai komoditas,
    • Kemajuan pelaksanaan kegiatan penelitian, display, demplot TSP di Balingtan,
    • Laporan kemajuan fisik pembangunan TSP.

Kepala Puslibang Tanaman Pangan yang diwakili oleh Kabid KSPHP dalam sambutannya menekankan bahwa pembangunan TSP di Balingtan diharapkan dapat menjawab permasalahan pengembangan pertanian yang dihadapi di agroekosistem lahan kering ber iklim kering dan TSP yang dibangun merupakan terobosan untuk memperderas arus inovasi pertanian kepada masyarakat.

Dalam kesempatan ini Prof. Dr. Marwoto menyampaikan inovasi teknologi varietas unggul aneka kacang dan umbi toleran kekeringan dan teknik budidaya aneka kacang dan umbi di lahan kering ber iklim kering. Hadir pula dari Balitkabi Dr Suharsono, Ir. Ketut Tastra MS dan Bambang Sri Kuncoro SP, MS anggota tim pembangunan TSP Balitkabi yang akan di laksanakan pada tahun anggaran 2016.

Ibu Kabid KSPHP Puslitbang TP dan Kepala Balingtan serta peserta saat pembukaan Temu Teknis

Ibu Kabid KSPHP Puslitbang TP dan Kepala Balingtan serta peserta saat pembukaan Temu Teknis

Pemaparan materi Varietas dan Teknik Budidaya Aneka Kacang dan Umbi. Kunjungan lapang pemanfaatan embung untuk pengairan dan kebutuhan air bersih di Balingtan

Pemaparan materi Varietas dan Teknik Budidaya Aneka Kacang dan Umbi. Kunjungan lapang pemanfaatan embung untuk pengairan dan kebutuhan air bersih di Balingtan

BS Kuncoro