Berita » Terbitnya Akabi di Provinsi Papua

Kunjungan Kadistan Provinsi Papua ke Balitkabi

Kunjungan Kadistan Provinsi Papua ke Balitkabi

Kunjungan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Papua, Ir. Samuel Siriwa, M.Si., didampingi Kepala Bidang Tanaman Pangan, Jefry Senandi, di Balitkabi, 31 Maret 2021, adalah satu pertanda terbitnya cahaya akabi di Ujung Timur Indonesia.

Diterima oleh Kepala Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi), Dr. Ir. Titik Sundari, M.P., didampingi Sub Koordinator Substansi Jasa Penelitian, B.S. Koentjoro, S.P., M. Kom., dan Dr. Ir. Yuliantoro Baliadi, MS, dan berdiskusi panjang lebar dalam nuansa penuh kekeluargaan, mengenai akabi, khususnya potensi aneka umbi (ubi jalar, talas, dan gembili). Keragaman ubi jalar Pegunungan Papua yang luar biasa adalah kekuatan pangan lokal Papua, khususnya masyarakat pegunungan. Dicontohkan oleh Siriwa bahwa tercatat 60 jenis ubi jalar dengan keunggulannya masing-masing, termasuk peruntukan khas berbeda untuk pangan ibu menyusui, bayi, upacara adat, pangan sehari-hari, pakan, dan kebutuhan budaya. Selain itu, Siriwa juga menyampaikan keunggulan talas Papua yang unik dan berbeda. Tentu itu baru sebagian, melihat Provinsi Papua yang luasnya tiga kali luas Pulau Jawa, pastinya menyimpan aneka pangan sehat seperti gembili, sayur lilin, gandum Papua, pisang, sukun.

Penguatan akabi di Papua, diawali dengan dibawa langsung sebanyak 2.000 stek ubi jalar varietas Papua Solossa dan 50 kg benih FS kedelai varietas Dega 1, menjadi jalan masuknya ubi jalar Papua Patipi ke tanah kelahirannya. Memberikan ruang gerak dan pilihan petani Nabire, Merauke, Jayapura, dan Keerom kembali bergairah menanam kedelai untuk memenuhi kebutuhan sumber protein nabati dalam bentuk polong segar, tahu dan tempe serta susu kedelai. Perlahan juga mengurangi ketergantungan kedelai dari Jawa dan Sulawesi.

Tentu, Balitkabi siap hadir membantu dan mendampingi, termasuk mendampingi pelepasan varietas pangan lokal Papua bersama Dinas Pertanian, BPTP Balitbangtan Papua, dan BPSB,  pungkas Titik Sundari, diakhir bincang-bincang dengan Kadistan Provinsi Papua.

YB

akabi1 akabi2
Kunjungan ke UPBS Balitkabi dan berdiskusi tentang akabi