Berita ยป Tim SPI Badan Litbang Pertanian Berkunjung ke Balitkabi

Tim Sistim Pengendalian Intern (SPI) Badan Litbang Pertanian melakukan kunjungan ke UPT Litbang di Jawa Timur mulai tanggal 24โ€“26 September 2013. Tim SPI Badan Litbang yang dikomandani oleh Dr Rohlini dan Ketua Satlak SPI Eselon II lingkup Badan Litbang. Tujuan kunjungan Tim SPI adalah studi banding keberhasilan kinerja SPI di Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari dan mengevaluasi kemajuan kinerja Tim Satlak SPI di masing-masing satker lingkup Badan Litbang Pertanian , khususnya UPT di Jawa Timur. Usai dari BBIB Singosari, rombongan Tim SPI melanjutkan kunjungannya di Balitkabi. Dr Rohlini di Balitkabi diterima langsung oleh Ka Balai, Dr Didik Harnowo. Kunjungan Bu Rohlini di Balitkabi difokuskan pada kemajuan kinerja Tim Satlak SPI yang sudah dilakukan di Balai maupun meninjau kemajuan pembangunan gedung Unit Pengelolaan Benih Sumber (UPBS). Ketua Satlak SPI Balitkabi, Dr Yusmani Prayogo, memaparkan hasil kinerja yang sudah dilakukan meliputi; (1) sosialisasi SPI di Balai maupun di lima kebun percobaan, (2) monitoring dan evaluasi kegiatan penelitian yang dilakukan di laboratorium, kebun percobaan maupun di lahan petani serta diseminasi, (3) monitoring serapan anggaran dana tiap minggu, (4) monitoring dan evaluasi disiplin pegawai, (5) monitoring tim pengadaan barang, (6) monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembangunan sarana maupun prasarana, dan (7) evaluasi kinerja eselon IV (TU, Jaslit, dan Yantek) serta UPBS.Menurut penilaian B Rohlini, kinerja Tim SPI di Balitkabi sudah dilakukan dengan baik dan kegiatan monitoring yang dilakukan sudah tergolong cukup banyak dan sudah komprehensif. Saran beliau kegiatan monitoring yang sudah dilakukan oleh Tim SPI Balitkabi ini menjadikan suatu resume yang akurat sehingga sangat baik sebagai masukan bagi Kepala Balai agar target yang sudah dijanjikan dapat tereaisirdengan efektif dan efisien sehingga Negara tidak mengalami kerugian. Terkait dengan serapan, beliau juga berpesan bahwa serapan harus ditingkatkan sedemikian rupa sehingga pada bulan November tingkat serapan harus sesuai target, 95%. UPT yang serapannya di bawah target 2014, diberlakukan risiko reduksi sebesar dana yang tidak dapat diserap pada tahun 2013.

Dr Didik Harnowo, Kepala Balitkabi, mendampingi Ibu Dr Rohlini dan pemaparan kegiatan SPI di Balitkabi serta kunjungan di gedung UPBS.

Yus/AW