Berita » TP PKK se-JawaTimur Praktik Pengolahan Umbi-umbian di Balitkabi

bkp-prov-3

Ketahanan pangan, yang salah satu unsur pentingnya adalah diversifikasi pangan perlu dijadikan gerakan nasional. Salah satu komponen penting diversifikasi pangan untuk mendukung ketahanan pangan adalah pemanfaatan sumberdaya pangan lokal. Berangkat dari alur pikir tersebut penggalian dan pengembangan hasil penelitian pangan dari bahan  lokal menjadi keniscayaan.

 

 

 

IR. ERLIANA GINTING, M.SC., MENGURAIKAN PROSES PRODUKSI PANGAN OLAHAN DARI UMBI-UMBIAN Untuk mendorong gerakan diversifikasi pangan tersebut, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan workshop diversifikasi pangan. Materi dan pengajarnya berasal dari Staf Peneliti Balitkabi. Di samping diajarkan teori di kelas, yang berlangsung pada Senin (24/10), 19 Ketua dan Pengurus TP PKK se-Jatim tetsebut dibawa ke Balitkabi untuk memelajari secara mendalam proses pengolahan pangan dari aneka tanaman umbi dan kacang. Ke-19 Pengurus TP PKK ini merupakan gelombang kedua. Sebelumnya juga ada 19 TP PKK yang telah lebih dulu dilatih oleh peneliti dan staf di Lab Pangan Balitkabi.

PENGGIAT PKK DARI MADURA MENCERMATI PEMBUATAN CASSAVABLANCA Di Balitkabi, Selasa (25/10), para peserta ditunjukkan secara langsung dan mencicipi aneka produk olahan dari umbi-umbian, dan kacang-kacangan. Bahkan para penggiat PKK di Kota/Kab mereka masing-masing tersebut juga melihat dan sebagian praktik langsung membuat aneka kue kering dari umbi-umbian seperti butter cookies, lidah kucing, cocochip, bola-bola cassava, stick mocaf, juga sweet potato stick. Kue basah yang berbahan baku umbi-umbian yang juga dipamerkan dan dicoba-praktikkan antara lain wingko, tiwul, mi mocaf, mi ubi jalar ungu, cake tape, kue mangkok, dan onde-onde ubi jalar ungu. Yang juga tidak kalah menarik perhatian adalah es krim ubi jalar.

PARA BAPAK DARI BKP JATIM MENCOBA PEMBUATAN SAWUT ALIAS CHIPS DARI UBIJALAR Di Balitkabi, paparan tentang produk olahan disampaikan oleh Ir. Erliana Ginting, M.Sc., dan Joko Susilo Utomo, PhD. Sementara untuk keterampilan berpraktik dipandu oleh Rahmi Yulifianti, S.T.P., Lina Kusumawati, S.P., Suprapto S.P. Pada hari sebelumnya, Senin (24/10), peneliti pascapanen Balitkabi, Dr. Joko Susilo Utomo dan Ir. Erliana Ginting, MSc serta Ir. Budhi Santoso Radjit, peneliti ekofisiologi Balitkabi memberikan materi pada sosialisasi pemantapan konsumsi pangan masyarakat yang dilaksanakan oleh Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur di salah satu hotel di Kota Malang.

 

Sagit/Win