Berita » Trik Cerdas Petani Pandaan Menyediakan Benih Kedelai

anaman kedelai di pematang sawah sebagai sumber benih pada pola tanam : Padi - Padi - Kedelai di daerah sentra kedelai Pandaan

anaman kedelai di pematang sawah sebagai sumber benih pada pola tanam : Padi – Padi – Kedelai di daerah sentra kedelai Pandaan

Desa Tunggul Wulung, Kecamatan Pandaan merupakan salah satu sentra kedelai yang ada di Kabupaten Pasuruan. Luas pertanaman kedelai di desa tersebut sekitar 50 hektar dengan produktivitas di tingkat petani 1,5 – 2,0 t/ha.

Bukti bahwa petani kita adalah pebisnis handal, mereka mampu melakukan efisiensi lahan dan waktu. Selama menanam padi, di pematangnya ditanami kedelai untuk cadangan benih, sehingga begitu panen padi, benih kedelai telah tersedia, siap tanam dengan mutu fisiologis yang tinggi.

Dengan pola tanam tersebut, mereka dituntut berpacu dengan waktu, agar pertanaman kedelai tercukupi kebutuhan airnya hingga panen. Hingga sekarang petani masih menanam kedelai varietas Wilis, dengan benih yang dibeli dari BBI Bedali Lawang pada tahun 2000. Kemudian benih tersebut secara turun-temurun digunakan hingga sekarang dengan memanfaatkan pematang di pertanaman padi.

Kedelai varietas Wilis yang dirilis Kementerian Pertanian tahun 1983 memiliki hasil rata-rata 1,6 t/ha dengan umur masak 85-90 hari. Sudah saatnya varietas Wilis tersebut digantikan posisinya dengan varietas-varietas baru rakitan Badan Litbang Pertanian yang tentunya dengan berbagai keunggulan dibandingkan varietas Wilis.

Sederet varietas kedelai baru Balitbangtan telah dilepas oleh Kementerian Pertanian seperti Detap 1 (tahan pecah polong), Devon 1, Devon 2 (kandungan isoflavon tinggi), Dena 1, Dena 2 (tahan naungan), Dering 1 (toleran kekeringan), Dega 1 (biji besar, umur genjah) dan lain sebagai, bisa didaratkan di sini agar petani dapat memilih sendiri varietas sesuai preferensi mereka.

efisien1 efisien2
 Performa polong kedelai Wilis di pematang sawah di Pandaan

DS/KN