Berita ยป Upacara Kesadaran ASN Lingkup Puslitbang Tanaman Pangan

Upacara Kesadaran ASN lingkup Puslitbangtan (Foto: Puslitbangtan)

Upacara Kesadaran ASN lingkup Puslitbangtan
(Foto: Puslitbangtan)

Senin 2 Agustus 2021, tidak hanya ditandai dengan berakhirnya masa PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), namun juga ditandai untuk pertama kalinya dilakukan Upacara Kesadaran ASN lingkup Puslitbangtan, yang dilakukan di Lapangan Upacara Puslitbangtan dan diikuti oleh seluruh UPT Puslitbangtan secara daring, termasuk Balitkabi disertai dengan lima IP2TPnya.

Upacara yang diawali dengan pengibaran bendera merah putih diiringi dengan lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, Pembacaan Pancasila, Pembacaan Pembukaan UUD 1945, Pembacaan Panca Prasetya Korpri, arahan Kepala Puslitbangtan, dan diakhiri dengan doa. Kepala Puslitbangtan, Dr. Ir. Priatna Sasmita, M.Si., menekankan bahwa apel semacam ini, di masa pandemi ini, juga bermakna penting sebagai media komunikasi diantara kita, dan hal semacam ini tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi harus sudah menjadi bagian pola kehidupan baru. ASN harus tetap patuh terhadap aturan yang ada, jam kerja, kewajiban-kewajiban yang telah ditetapkan, termasuk yang terakhir pemutakhiran data kepegawaian. Dimasa saat ini, koordinasi dan komunikasi menjadi kata kunci yang paling penting.

Juga disampaikan, tugas kita, bukan hanya merakit dan menghasilkan VUB, teknologi dan diseminasi, tetapi harus mampu mengakselerasi agar inovasi dan teknologi tersebut bisa segera sampai ke pengguna, harus mampu menjadi pendongkrak peningkatan produktivitas. Hal-hal tersebut harus dipetakan, tentu KSPHP dan juga Jaslit mengambil peran dalam hal ini. Bukan hanya jumlah inovasinya, tetapi seberapa banyak inovasi dan teknologi yang terimplementasikan oleh stakeholder. Saat ini kita telah berada di semester kedua, maka segera buat laporan tengah tahun dari hasil seluruh kegiatan, sampaikan progress, kendalanya, dan sinergitas antar program.

Pengalihan dana yang terjadi saat ini, sikapi dengan segera melakukan penyesuaian-penyesuaian, lihat kembali target IKU, jika perlu buat adendum. Juga disampaikan lagi tentang arahan Menteri Pertanian tentang program SOS sebagai program terobosan dalam masa pandemi, yang bersifat cepat dan darurat, tentang ketersediaan pangan yang harus tersedia; program temporer yang mendukung tugas-tugas pemerintah, misalnya bimtek, padat karya, dan bantuan-bantuan lainnya, dan yang terakhir adalah program yang bersifat permanen, mengembalikan program-program yang sebelumnya telah dirancang.

Mengakhiri arahannya, Dr. Priatna mengajak seluruh warga Puslitbangtan untuk selalu memohon untuk diberikan kelancaran, kesehatan, dan semoga kita semua selalu dibawah lindungan Allah SWT. Aamiin ya Rabbal Alamin.

AK

sadar1 sadar2 sadar3
Kepala Puslitbangtan (kiri), peserta apel secara luring di Puslitbangtan (tengah) dan Balitkabi mengikuti secara daring (kanan) (Foto: Puslitbangtan)