Berita » Upaya Tingkatkan Mutu Publikasi Ilmiah serta Teknologi Aneka Kacang dan Umbi

tek1

Bertempat di Aula Balitkabi, pada hari Kamis, 2 Juli 2015, seluruh peneliti Balitkabi mendengarkan pemaparan Prof. Subandi tentang sosialisasi “Tim Evaluasi Kelayakan Teknologi dan Artikel Ilmiah” yang telah dibentuk berdasarkan SK Kepala Balitkabi Nomor: 1584/OT.050/I.2.2/04/2015. Dalam pemaparannya, Prof. Subandi menyebutkan tugas dari Tim Evaluasi Kelayakan Teknologi dan Artikel Ilmiah adalah: (1) melakukan verifikasi/penelaahan teknologi (varietas dan teknologi produksi) tanaman akabi yang akan diusulkan sebagai pencapaian indikator kinerja utama (IKU) untuk output Balitkabi, (2) memberikan rekomendasi atas kelayakan teknologi sebelum didiseminasikan dan atau diusulkan kepada lembaga yang kompeten, dan (3) memberikan rekomendasi terhadap artikel ilmiah (primer atau review) para peneliti di Balitkabi sebelum dikirimkan untuk bahan publikasi ilmiah baik nasional maupun internasional. Latar belakang dibentuknya tim ini adalah perlunya dilakukan evaluasi terhadap hasil-hasil penelitian di Balitkabi, baik yang berupa teknologi maupun karya tulis ilmiah sehingga dihasilkan teknologi dan karya tulis yang bermutu dan mempunyai nilai jual. Anggota tim terdiri dari para Prof. Riset dan peneliti senior yang kompeten di bidangnya. Lebih lanjut Prof. Subandi menjelaskan, tujuan dari evaluasi bukan untuk mempersulit suatu teknologi maupun karya tulis ilmiah diterbitkan, namun lebih kepada menjaga kualitas sehingga hasilnya dapat dipertanggung jawabkan, selain itu evaluasi merupakan salah satu bentuk pembinaan kepada para peneliti junior sehingga meningkatkan kemampuannya menjadi peneliti yang lebih berkualitas. Karena itu, Prof. Subandi mengharapkan hubungan antara evaluator (senior) dengan peneliti yang dievaluasi (senior ataupun junior) adalah sejajar dan saling menghargai. Pada sosialisasi ini dijelaskan juga alur penyiapan dan administrasi artikel untuk jurnal dan alur proposal pelepasan varietas mulai dari penyerahan draft pertama sampai memperoleh surat keterangan dari Kepala Balai membutuhkan waktu paling lambat 23 hari.


Pada sesi tanya jawab para peneliti berharap proses penyiapan dan administrasi artikel untuk jurnal dan alur proposal pelepasan varietas dapat tepat waktu, koreksi yang diberikan jelas, dan membantu meningkatkan mutu tulisan.

AI/KN