Berita ยป Varietas Unggul Baru Kedelai dan Kacang Tanah Siap Diusulkan

seminar seminar1
Dr. Gatut Wahyu A.S dan Ir. Joko Purnomo, M.P sedang memaparkan karakteristik calon VUB kedelai dan kacang tanah pada seminar internal penajaman proposal pelepasan calon VUB

Tim pemuliaan tanaman Balitkabi telah menyiapkan usulan varietas baru komoditas kedelai dan kacang tanah. Kedua proposal usulan varietas baru tersebut telah diseminarkan dihadapan peneliti di Balitkabi akhir September 2020, sebelum ditampilkan di hadapan sidang usulan pelepasan varietas yang direncanakan tahun ini.

Calon varietas baru kedelai toleran naungan perbaikan dari varietas Dena 1 dan Dena 2 akan segera diusulkan dalam sidang pelepasan varietas tahun ini. Menurut Gatut Wahyu A.S pemulia kedelai yang mewakili tim perakit varietas kedelai toleran naungan yang akan diusulkan ada tiga galur calon VUB kedelai yaitu IBK/Argop-276-3, Grob/IAC-453-7, dan IBK/Argop-296-10. Ketiga calon varietas tersebut mempunyai karakteristik yang lebih baik daripada varietas pembanding yaitu Dena 1, Dena 2, dan Grobogan. Karakter tersebut berasal dari ukuran biji dan tingkat toleransi terhadap naungan yakni berbiji besar serta tingkat naungan sebesar 50%.

Galur harapan yang dirakit dengan teknik persilangan kovensional melalui silang tunggal varietas toleran naungan dengan VUB berbiji besar (Grobogan, Argopuro) serta telah melalui semua tahapan proses pemuliaan sejak tahun 2010 hingga 2018 dengan dilakukan uji adaptasi/multilokasi yang tersebar di enam lokasi di Provinsi Jawa Timur. Dari matriks keunggulan terlihat potensi hasil galur IBK/Argop-276-3 dan IBK/Argop-296-10 mencapai 3,78 t/ha dan 3,91 t/ha lebih unggul dari semua pembanding (Dena 1, Dena 2, dan Grobogan). Demikian pula pada karakter ukuran biji ketiga galur lebih besar dibandingkan varietas Grobogan, bahkan galur IBK/Argop-296-10 sangat tahan terhadap cekaman naungan 50% dibandingkan Dena 2 dan Grobogan.

Selain kedelai, juga akan diusulkan calon VUB kacang tanah. Kacang tanah dengan karakter ketahanan terhadap penyakit karat daun dan layu bakteri menjadi dambaan petani. Menurut pemulia kacang tanah Ir. Joko Purnomo, M.S. mewakili tim perakit varietas, dalam waktu dekat dua galur kacang tanah yang memiliki produktivitas tinggi, stabil dan tahan penyakit bercak, karat dan layu bakteri akan diusulkan pada sidang pelepasan varietas.

Calon VUB kacang tanah yang diperoleh dari persilangan var.Litbang Garuda 5 (LG5) dengan galur homozigot BK1 mulai tahun 2013 hingga di tahun 2019 dilakukan uji multilokasi dengan dua varietas pembanding Katana 1 dan Hypoma 1 di enam (6) kabupaten di Provinsi Jawa Timur. Dua galur harapan GH2 dan GH10 di enam lokasi pengujian memperoleh polong kering rata-rata 4,2 t/ha dan 4,1 t/ha, potensi hasil 4,9 t/ha dan 4,5 t/ha serta sama/lebih unggul dibanding Hypoma 1. Dari ketahanan terhadap penyakit bercak dan karat daun serta sangat tahan terhadap penyakit layu bakteri.

seminar2 seminar3
seminar4 seminar5
Suasana Seminar Internal Penajaman Proposal Pelepasan Calon VUB

AA