Berita ┬╗ Vima 4 dan Vima 5 Siap Ramaikan Arena Kacang hijau

vima vima1
 Vima 4 dan Vima 5 generasi baru Vima

Dua generasi baru varietas kacang hijau yang dirilis Balitbangtan tahun 2018 menambah preferensi petani dan pengguna kacang hijau di tanah air. Varietas kacang hijau tersebut adalah Vima 4 dan Vima 5. Sepuluh tahun setelah lahirnya Vima 1 yang dikenal sebagai kacang hijau masak serempak, berumur genjah dengan posisi polong terjurai, dan warna biji hijau kusam, kedua generasi baru Vima ini siap menggantikan posisi Vima 1 atau paling tidak menambah pilihan bagi pengguna.

Vima 4 dan Vima 5 mempunyai karakteristik yang hampir sama, dengan perbedaan menyolok pada warna polong tua dan warna kulit biji. Vima 4 mempunyai warna polong tua hitam dengan kulit biji hijau mengkilat, sedangkan Vima 5 memiliki polong tua berwarna coklat dengan warna kulit biji hijau kusam. Kedua varietas tersebut mempunyai umur panen 56 hari, potensi hasil 2,32-2,34 t/ha, ukuran biji sekitar 6,6 g/100 biji, posisi polong terjurai dengan tinggi tanaman sekitar 62 cm serta keduanya agak tahan terhadap embun tepung, bercak daun, dan hama trips.

Keunggulan kacang hijau sebagai tanaman sela yang hanya berumur dua bulan, toleran terhadap kekeringan serta harga cukup stabil menjadikan komoditas ini semakin diminati petani atau pengusaha. Apalagi peluang ekspor juga menjanjikan karena eksportir kesulitan memperoleh bahan baku dengan kualitas baku ekspor.

Logistik benih berperan sangat penting. Penggunaan benih yang berkualitas menjadi pondasi pencapaian produktivitas yang tinggi. Ketersediaan benih yang berkualitas di pasar akan memudahkan petani untuk mengganti benih lama yang kurang baik dari segi kemurnian varietas maupun potensi hasilnya. Untuk itu melalui UPBS Balitkabi pada tahun 2020 dilakukan produksi benih sumber kacang hijau varietas Vima 4 dan Vima 5 antara lain di IP2TP Muneng.

Pertumbuhan Vima 4 dan Vima 5 di IP2TP Muneng cukup bagus. Kondisi iklim dan kondisi tanah di Muneng cukup mendukung pertanaman kacang hijau kali ini. Hal ini terlihat dari populasi tanaman hingga menjelang panen mencapai 80-90%, dengan keragaan polong optimal baik jumlah polong, maupun ukuran polong dan bijinya. Hasil biji per hektar diprediksi dapat mencapai 2,5 ton.

Vima 4 dan Vima 5 siap mendukung petani dan pengusaha berusahatani kacang hijau.

vima2 vima3
Pertanaman Vima 4 dan Vima 5 di IP2TP Muneng, 2020.(Foto Siti Muzaiyana dan Salam AR)

RDP