Berita » Wanita Kreatif Aceh Utara Berlatih Pangan Olahan di Balitkabi

Sebanyak 30 wanita kreatif dari Kabupaten Aceh Utara berlatih pengolahan pangan dari bahan umbi-umbian dan kacang-kacangan di Balitkabi, Selasa dan Rabu, 19-20 Februari 2013. Para ibu tersebut, yang difasilitasi oleh Pemkab Aceh Utara bekerjasama dengan ICMI Orda Aceh Utara, langsung praktik dari awal hingga produk siap santap, dibimbing langsung oleh ahlinya, Ir. Erliana Ginting, M.Sc., dan staf peneliti pascapanen Balitkabi. Agar langsung dapat menerapkan hasil pelatihan tersebut di Aceh, mereka pun membawa oleh-oleh bahan-bahandari Malang. Di samping praktik, para tamu disuguhi aneka produk olahan dari ubikayu, ubijalar, dan umbi-umbian potensial yang siap disantap, antara lain: stick mocaf, bola-bola cassava, tiwul instan, mie ubijalar, DC Kress kimpul/mbote, semprit garut, lidah kucing,chocochips dansweetpotato sticks.

Ir. Arif Musaddad saat menerima peserta latihan olahan pangan dari Wanita Kreatif Kab. Aceh Utara dan KKP Kab. Sukamara kalteng

Saat penyambutan, Kepala Seksi Jasa penelitian, Ir. Arif Musaddad mewakili kepala Balitkabi, menyampaikan tugas pokok dan fungsi Balitkabi. Beliau menuturkan, “Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Bapak dan Ibu semua, dengan demikian tupoksi Balai untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian akan tepat sasaran dan lebih merata”. Balitkabi adalah Balai Nasional, namun keterbatasan dana, waktu dan tenaga sulit bagi kami untuk menjangkau seluruh daerah yang ada dari Sabang sampai Merauke. “Jadi kami sangat senang Bapak dan Ibu justru bisa datang ke Balitkabi”, lanjutnya.

Rahmi Yulifianti, STP menjelaskan proses pembuatan susu kedelai (kiri) dan Suprapto, SP memperagakan proses pembuatan susu kedelai.

Sekretaris ICMI Orda Aceh Utara, Drs. H. Ibrahim Bewa, MM selaku pimpinan rombongan, mengatakan bahwa ICMI dan Baitul Mal telah menjalin kerjasama dalam program pemberdayaan ekonomi wanita kreatif Kabupaten Aceh Utara. Pemerintah Daerah berharap para ibu ini mampu menguasai keterampilan yang diperoleh selama sosialisasi/pelatihan yang nantinya bisa dikembangkan di Kabupaten Aceh Utara. Untuk itu, ICMI dan Baitul Mal membentuk panitia yang bertanggung jawab atas keberhasilan program tersebut. Salah satunya adalah mengadakan penilaian terhadap wanita kreatif yang berhasil melaksanakan program dengan baik, dan mereka akan dijadikan pelatih untuk melatih wanita kreatif lainnya di Kabupaten Aceh Utara. Baitul Mal juga akan membantu menyediakan bantuan modal untuk pembelian alat dan bahan. Pak Ibrahim didampingi tujuh anggota tim dari Kab. Aceh Utara dengan koordinator Halidi, S.Sos, MM, Kabag Ekonomi dan Investasi Setdakab Aceh Utara dan F. Razi dari Baitul Mal.


Sembari memantau pelatihan, Wakil Bupati Aceh, Drs. Muhammad Jamil, M.Kes mencicipi es krim ubijalar ungu buatan peserta pelatihan (kiri).

Pada saat praktik olahan para ibu yang terbagi dalam tiga kelompok tersebut, dipandu oleh Ir. Erliana Ginting MSc., dibantu staf Teknologi Pangan antara lain Rahmi Yulifianti, STP, Suprapto, SP, Lina Kusumawati S.Si, dan Ninik. Di samping praktik membuat produk olahan, para tamu juga belajar membuat tepung ubikayu dan ubijalar.

Para peserta sangat bersemangat, senang sekaligus terharu karena di tengah-tengah praktik olahan, tiba-tiba hadir Wakil Bupati Aceh Utara, Drs. Muhammad Jamil, M.Kes. Bahkan, pada hari berikutnya, 21 Februari 2013, Bapak Wabup juga ikut mendampingi peserta saatfield trip ke Bakpao Telo Lawang, M-KRPL BPTP Jatim, dan Agrowisata Batu, Malang.


Foto bersama Kelompok Wanita Kreatif dan Wakil Bupati Aceh Utara dengan Panitia Sosialisasi Pengolahan Kabi di halaman Balitkabi

“Rasanya seperti mimpi, kami semua bisa sampai ke Jawa dengan gratis, apalagi dapat kesempatan emas untuk berlatih olahan pangan di Balitkabi. Terima kasih Bapak atas amal baiknya, semoga mendapat balasan yang setimpal dari Yang Kuasa”, kata salah satu peserta penuh haru dan bahagia.

Semoga kelompok ibu Wanita Kreatif Aceh Utara ini menjadi agen pemberdaya di Aceh, NKRI. Selamat menebarkan keberdayaan di Aceh.

Nur/Erli/Sagit/Win


Sebanyak 30 wanita kreatif dari Kabupaten Aceh Utara berlatih pengolahan pangan dari bahan umbi-umbian dan kacang-kacangan di Balitkabi, Selasa dan Rabu, 19-20 Februari 2013. Para ibu-ibu tersebut, yang difasilitasi oleh Pemkab Aceh Utara bekerjasama dengan ICMI Orda Aceh Utara langsung praktik dari awal hingga produk siap santap dibimbing langsung oleh Ir. Erliana Ginting, M.Sc., dan staf peneliti pascapanen Balitkabi. Agar dapat segera menerapkan hasil pelatihan tersebut di Aceh, mereka pun langsung membawa oleh-oleh bahan-bahan dari Malang. Di samping praktik, para tamu disuguhi aneka produk olahan dari ubikayu, ubijalar, dan umbi-umbian potensial yang siap disantap, antara lain: stick mocaf, bola-bola cassava, tiwul instan, mie ubijalar, DC Kress kimpul/mbote, semprit garut, lidah kucing,chocochipsdansweetpotato sticks.

Ir. Arif Musaddad saat menerima peserta latihan olahan pangan dari Wanita Kreatif Kab. Aceh Utara dan KKP Kab. Sukamara kalteng

Saat penyambutan, Kepala Seksi Jasa penelitian, Ir. Arif Musaddad mewakili kepala Balitkabi, menyampaikan tugas pokok dan fungsi Balitkabi. Beliau menuturkan, “Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Bapak dan Ibu semua, dengan demikian tupoksi Balai untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian akan tepat sasaran dan lebih merata”. Balitkabi adalah Balai Nasional, namun keterbatasan dana, waktu dan tenaga sulit bagi kami untuk menjangkau seluruh daerah yang ada dari Sabang sampai Merauke. “Jadi kami sangat senang Bapak dan Ibu justru bisa datang ke Balitkabi”, lanjutnya.

Rahmi Yulifianti, STP menjelaskan proses pembuatan susu kedelai (kiri) dan Suprapto, SP memperagakan proses pembuatan susu kedelai.

Sekretaris ICMI Orda Aceh Utara, Drs. H. Ibrahim Bewa, MM selaku pimpinan rombongan, mengatakan bahwa ICMI dan Baitul Mal telah menjalin kerjasama dalam program pemberdayaan ekonomi wanita kreatif Kabupaten Aceh Utara. Pemerintah Daerah berharap para ibu ini mampu menguasai keterampilan yang diperoleh selama sosialisasi/pelatihan yang nantinya bisa dikembangkan di Kabupaten Aceh Utara. Untuk itu, ICMI dan Baitul Mal membentuk panitia yang bertanggung jawab atas keberhasilan program tersebut. Salah satunya adalah mengadakan penilaian terhadap wanita kreatif yang berhasil melaksanakan program dengan baik, dan mereka akan dijadikan pelatih untuk melatih wanita kreatif lainnya di Kabupaten Aceh Utara. Baitul Mal juga akan membantu menyediakan bantuan modal untuk pembelian alat dan bahan. Pak Ibrahim didampingi tujuh anggota tim dari Kab. Aceh Utara dengan koordinator Halidi, S.Sos, MM, Kabag Ekonomi dan Investasi Setdakab Aceh Utara dan F. Razi dari Baitul Mal.


Sembari memantau pelatihan, Wakil Bupati Aceh, Drs. Muhammad Jamil, M.Kes mencicipi es krim ubijalar ungu buatan peserta pelatihan (kiri).

Pada saat praktik olahan para ibu yang terbagi dalam tiga kelompok tersebut, dipandu oleh Ir. Erliana Ginting MSc., dibantu staf Teknologi Pangan antara lain Rahmi Yulifianti, STP, Suprapto, SP, Lina Kusumawati S.Si, dan Ninik. Di samping praktik membuat produk olahan, para tamu juga belajar membuat tepung ubikayu dan ubijalar.

Para peserta sangat bersemangat, senang sekaligus terharu karena di tengah-tengah praktik olahan, tiba-tiba hadir Wakil Bupati Aceh Utara, Drs. Muhammad Jamil, M.Kes. Bahkan, pada hari berikutnya, 21 Februari 2013, Bapak Wabup juga ikut mendampingi peserta saatfield tripke Bakpao Telo Lawang, M-KRPL BPTP Jatim, dan Agrowisata Batu, Malang.


Foto bersama Kelompok Wanita Kreatif dan Wakil Bupati Aceh Utara dengan Panitia Sosialisasi Pengolahan Kabi di halaman Balitkabi

“Rasanya seperti mimpi, kami semua bisa sampai ke Jawa dengan gratis, apalagi dapat kesempatan emas untuk berlatih olahan pangan di Balitkabi. Terima kasih Bapak atas amal baiknya, semoga mendapat balasan yang setimpal dari Yang Kuasa”, kata salah satu peserta penuh haru dan bahagia.

Semoga kelompok ibu Wanita Kreatif Aceh Utara ini menjadi agen pemberdaya di Aceh, NKRI. Selamat menebarkan keberdayaan di Aceh.

Nur/Erli/Sagit/Win