Berita ยป Waspadai Serangan Bemisia tabaci pada Kedelai Musim Kemarau 2014

Salah satu dampak perubahan iklim global adalah meningkatnya suhu bumi. Peningkatan suhu di bumi akan berakibat juga meningkatnya populasi hama dan salah satunya adalah kutu kebul Bemisia tabaci pada tanaman kedelai. Pada kondisi cuaca yang panas siklus hidup hama akan menjadi lebih pendek dan menyebabkan populasi hama akan meningkat. Pertanaman kedelai Musim Kemarau II (musim tanam ketiga) umumnya mengalami serangan hama kutu kebul lebih besar. Sistem tanam tidak serentak dalam satu areal yang luas memicu perkembangan populasi kutu kebul. Kehilangan hasil akibat serangan hama kutu kebul ini dapat mencapai 80%, bahkan pada serangan berat dapat menyebabkan puso (gagal panen). Kutu kebul di samping sebagai hama juga mampu menularkan penyakit CPMMV, BICMV, BYMV, SSV, PStV dan SMV pada tanaman kedelai. Pada tahun 2014, Pemerintah mencanangkan penambahan areal tanaman kedelai seluas 340.000 ha di 15 Provinsi. Pertanaman kedelai tersebut umumnya ditanam pada musim kemarau. Oleh karena itu kita harus waspada terhadap ancaman hama kutu kebul B. tabaci pada pertanaman kedelai. Tindakan kultur teknis atau cara bercocok tanam untuk mewujudkan tanaman sehat merupakan tindakan preventif yang perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya serangan hama kedelai khususnya hama kutu kebul. Pengendalian hama kutu kebul secara kultur teknis dapat dilakukan dengan cara: (a) menanam kedelai lebih awal, (b) memilihan varietas yang toleran (Wilis, Kaba, Gepak Kuning, Gepak ijo, Argomulyo, detam 1 dan Detam 2), (c) menaman tanaman penghalang seperti jagung di antara kedelai, (d) mengairi secara teratur, pengairan efektif mengurangi intensitas serangan kutu kebul, (e) mengadakan pergiliran dengan tanaman bukan inang, dan (f) sanitasi. Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengendalian secara bercocok tanam perlu dipadukan dengan teknik-teknik pengendalian hama lainnya sesuai dengan prinsip-prinsip PHT. Demikian paparan Prof. Dr. Marwoto dalam Seminar Hasil Penelitian Tanaman Pangan di Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan di Bogor tanggal 30 Januari 2014.

Prof. Dr. Marwoto paparkan hama kutu kebul pada tanaman kedelai dalam Seminar Hasil Penelitian Tanaman Pangan di Bogor 30 Januari 2014


Kutu Kebul Bemisia tabaci Tanaman sehat dan tanaman terserang hama kutu kebul


Mwt/AW