Berita » Balitkabi Tawarkan Iletrisoy dan Pupuk Santap pada Workshop Nasional Pupuk Hayati

arief_harsono_foto_1

Badan Litbang Pertanian bekerjasama dengan Komite Inovasi Nasional (KIN) pada 18 Desember 2012 menyelenggarakan Workshop Pengembangan Inovasi Pupuk Hayati Unggulan Nasional (PHUN) dengan tema “KOMERSIALISASI INOVASI TEKNOLOGI PUPUK HAYATI UNGGULAN NASIONAL MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN” di IPB International Convention Center. Workshop diikuti sekitar 200 peserta, terdiri atas para pengambil kebijakan, pakar pupuk hayati, investor, lisensor, dan calon lisensor dari Badan Litbang Pertanian, IPB, LIPI, BPPT, Kemristek, Kemendag, BUMN, Koperasi, dan Swasta. Menteri Pertanian dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Badan Litbang Pertanian Dr. Haryono, sangat apresatif terhadap workshop ini, karena sangat relevan dengan kondisi pemupukan kita saat ini dan semakin terdegradasinya sumberdaya lahan pertanian kita. Menteri Pertanian mengharapkan workshop memberikan banyak pelajaran dan mampu merumuskan kebijakan pengembangan serta komersialisasi pupuk hayati guna mendukung tercapainya target sukses pembangunan pertanian 2014, secara berkelanjutan.



Kepala Badan Litbang Pertanian Dr. Haryono, Staf Ahli Menteri Pertanian Prof. Dr. Bustanul Arifin, dan Dr. Anton
Apriyantono (mantan Menteri Pertanian) dari KIN dalam workshop PHUN di IPB International Convention Center.

PHUN yang diperkenalkan lima dari Badan Litbang Pertanian, empat dari LIPI, dua dari BPPT,dansatu dariIPB. Pada musim tanam 2011/2012, dikoordinir oleh Prof. Dr. Djoko S. Damardjati dari Badan Litbang Pertanian bekerjasama dengan KIN telah menguji keefektifan PHUN tersebut pada tanaman kedelai di lahan masam dan non masam, serta pada tanaman padi dan cabai (Tabel).

Tabel Inventor dan Produk PHUN yang diuji Badan Libang pertanian bekerjasama dengan KINpada tanaman
kedelai, padi, dan cabai pada musim tanam 2011/2012.



Para inventor PHUN yang hadir saat workshop: peneliti Badan Litbang Pertanian (Dr. Eti Pratiwi, Prof. Dr. Arief Harsono (
No 1 dan 8 dari kiri) dan Prof. Dr. Eka Djatmika (paling kanan), dari LIPI Dra. Harmastini, M.Agr. (No 3 dari kiri),
dari BPPT Dr. Kusnandar (no 5 dari kiri), dan dari IPB.
Prof Arief H/AW