Booklet ยป Nilai Gizi Produk Olahan Varietas Unggul Kedelai – 2021

publikasi-220119-nilaigizikedelai

Kedelai berperan penting sebagai salah satu sumber protein nabati bagi masyarakat Indonesia dengan harga yang relatif murah dibandingkan dengan protein hewani.

Selain protein, kedelai juga kaya akan lemak, vitamin, mineral dan serat serta mengandung komponen bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan. Konsumsi terbesar kedelai adalah dalam bentuk tempe dan tahu (84%) dan sisanya berupa kecap, susu kedelai, kecambah dan lain-lain.

Oleh karena itu, biji kedelai yang sesuai sifat fisik dan kimianya untuk bahan baku olahan kedelai sangat diperlukan untuk menghasilkan produk yang kualitasnya baik dan disukai konsumen, bergizi tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan.

Selama ini produk olahan kedelai lebih banyak menggunakan bahan baku kedelai impor karena produksi dalam negeri masih belum memenuhi kebutuhan kedelai yang mencapai 3 juta ton per tahun.

Sejumlah varietas unggul kedelai telah dihasilkan oleh Kementerian Pertanian dan intensif diintroduksikan di berbagai wilayah Indonesia dalam upaya meningkatkan produksi kedelai nasional.

Selain produktivitasnya yang tinggi, nilai gizi dan kualitas olahan dari varietas-varietas unggul kedelai tersebut belum banyak diungkap, padahal merupakan kunci utama dalam mempromosikan keunggulannya kepada pelaku industri pangan dan konsumen.

Selain itu, informasi tahapan dan kondisi proses pengolahan yang tepat juga sangat diperlukan dalam menghasilkan produk yang berkualitas. Oleh karena itu, saya sangat mengapresiasi terbitnya buku ini yang ditulis oleh para peneliti yang ahli di bidangnya, yakni Ir. Erliana Ginting, M.Sc, Rahmi Yulifianti, STP dan Ir. Joko Susilo Utomo, MP, Ph.D dan berpengalaman dalam mensosialisasikan keunggulan varietas-varietas unggul kedelai sebagai bahan baku pangan.

Buku ini memuat informasi yang jelas dan praktis mengenai nilai gizi, manfaat dan kesesuaian varietas unggul kedelai menjadi berbagai olahan kedelai serta cara pengolahannya sehingga mudah dipahami dan dipraktekkan oleh para pengguna.

Dorongan dan semangat untuk menyebarluaskan keunggulan kedelai lokal juga diharapkan muncul setelah membaca buku ini untuk memacu adopsi varietas-varietas tersebut oleh petani dan penggunaan hasil panennya oleh industri pangan.

Oleh karena ditulis berdasarkan hasil penelitian, buku ini juga dapat dijadikan pegangan atau acuan oleh para dosen, penyuluh, siswa/mahasiswa, dan pemangku kebijakan. Semoga terbitnya buku ini berkontribusi positif terhadap pengembangan kedelai nasional dalam mencapai swasembada dan ketahanan pangan.

Download