Info Teknologi » Denasa 1 dan Denasa 2 Varietas Unggul Baru Kedelai Toleran Naungan dan Berbiji Besar

denasa1 denasa

denasa2

Denasa 1

denasa3

Denasa 2

Pengembangan kedelai sebagai tanaman sela di bawah tegakan tanaman perkebunan, lingkungan agroforestri, atau tumpangsari dengan tanaman pangan lain merupakan alternatif andalan untuk meningkatkan produksi kedelai nasional yang masih sangat rendah. Namun demikian, dijumpai adanya beberapa kendala dalam penanaman kedelai sebagai tanaman sela, terutama rendahnya intensitas cahaya akibat faktor naungan. Intensitas cahaya di bawah tegakan tanaman jati umur 3-4 tahun rata-rata berkurang 27-66%, sedangkan pada tanaman jati umur 1-2 tahun intensitas tersebut berkurang antara 30-50%. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dibutuhkan varietas kedelai toleran terhadap intensitas cahaya rendah/naungan.

Saat ini, telah tersedia dua varietas kedelai toleran naungan, yaitu Dena 1 dan Dena 2 yang dilepas tahun 2014. Varietas Dena 1 mempunyai karakter tanaman agak mudah rebah, sedangkan Dena 2 mempunyai ukuran biji yang tergolong sedang (±12-13 g/100 biji). Kedua karakter tersebut menjadi pertimbangan preferensi petani kedelai, sehingga dirakit varietas baru yang mempunyai karakter lebih baik. Pada tahun 2010, pemulia kedelai Balitkabi (Dr. Gatut Wahyu Anggoro S., Dr. Titik Sundari, Ir. Suhartina, MP., Dr. Novita Nugrahaeni, dan Purwantoro, S.P.) merakit varietas unggul kedelai adaptif naungan dengan tujuan menambah keragaman varietas toleran naungan melalui persilangan buatan, menggunakan tetua galur harapan kedelai toleran naungan disilangkan dengan varietas unggul yang memiliki ukuran biji besar dan potensi hasil tinggi, yaitu Grobogan dan Argopuro. Serangkaian proses pemuliaan telah dilakukan mulai dari persilangan, penggaluran, uji daya hasil serta uji adaptasi, sehingga didapatkan dua galur harapan toleran naungan yang memiliki karakter lebih baik dari Dena 1 dan Dena 2, yaitu IBK/Argop-296-10 dan Grob /IAC-453-7. Galur-galur tersebut toleran naungan, mempunyai potensi hasil tinggi, berbiji besar, dan berumur genjah hingga sedang, mengungguli varietas pembanding Dena 1 dan Dena 2.

Galur harapan kedelai IBK/Argop-296-10 dan Grob/IAC-453-7 memiliki potensi hasil biji berturut-turut 3,42 t/ha dan 3,43 t/ha, sedangkan varietas pembanding Grobogan, Dena 1, dan Dena 2 berturut-turut 2,66; 2,99; dan 3,05 t/ha. IBK/Argop-296-10 dan Grob/IAC-453-7 memiliki rata-rata hasil biji berturut-turut yaitu 2,25 dan 2,31 t/ha, sedangkan varietas pembanding Grobogan, Dena 1, dan Dena 2 berturut-turut 2,06; 2,02, dan 2,02 t/ha. Kedua galur harapan kedelai tersebut mempunyai ukuran biji besar (>18,0 g/100 biji), yang lebih besar dibandingkan varietas pembanding Dena 1 (16,64 g/100 biji) dan Dena 2 (13,88 g/100 biji).

Galur harapan kedelai IBK/Argop-296-10 dan Grob/IAC-453-7 mempunyai jumlah polong isi berturut-turut 48 dan 36 polong per tanaman, lebih banyak dibandingkan dengan varietas pembanding Dena 1 (34 polong) dan Dena 2 (35 polong). IBK/Argop-296-10 mempunyai umur masak yang tergolong sedang (83 HST), setara dengan varietas pembanding Dena 2 (82 HST), sedangkan Grob/IAC-453-7 tergolong genjah (78 HST), setara dengan varietas pembanding Dena 1 (76 HST).

Berdasarkan hasil sidang pelepasan pada bulan September 2020 oleh Tim PVTPP, kedua galur harapan kedelai tersebut direkomendasikan untuk dilepas sebagai calon varietas unggul baru toleran naungan hingga 50% yang berpotensi hasil tinggi dan berukuran biji besar dengan nama Denasa 1 untuk IBK/Argop-296-10 dan Denasa 2 untuk Grob/IAC-453-7.

Varietas unggul kedelai toleran naungan diperlukan untuk mendukung program pengembangan kedelai di bawah tegakan tanaman perkebunan dan hutan tanaman industri yang masih muda (kurang dari 4 tahun). Kedelai toleran naungan juga sesuai untuk ditanam secara tumpangsari dengan tanaman pangan lain, seperti jagung dan ubi kayu, maupun dengan tanaman hortikultura seperti jeruk.

Keragaan kedelai toleran naungan di bawah tegakan tanaman jati

Keragaan kedelai toleran naungan di bawah tegakan tanaman jati

denasa2 denasa3
Keragaan kedelai toleran naungan diantara tanaman jeruk (kiri) dan di bawah tegakan tanaman kayu putih (kanan)

Suhartina