Info Teknologi » Inovasi Grader Benih Kedelai

grader

Salah satu peneliti senior Balitkabi yaitu Ir. I K. Tastra, M.S. telah memprakarsai rancangan mesin untuk mensortir benih kedelai. Upaya tersebut didasarkan pada pertimbangan bahwa sortasi benih kedelai secara manual (‘menampi’ dan ‘menyilir’ searah hembusan angin) membutuhkan waktu lama dan mahal. Biaya sortasi benih kedelai sekitar Rp550/kg dengan kapasitas 40 kg/hari tenaga wanita. Untuk tujuan konsumsi biaya sortasi biji kedelai sekitar Rp150/kg. Untuk mengurangi biaya sortasi, meningkatkan kapasitas sortasi dan mutu benih kedelai dapat digunakan mesin sortasi benih kedelai tipe saringan lonjong model Balitkabi (GBK-11) (Gambar dan Tabel 1).

Gambar. Mesin Grader Benih Kedelai Tipe Saringan Lonjong sedang dioperasikan dan diamati oleh Pak Ali,

seorang penangkar benih kedelai dari Grobogan Jawa Tengah.
Deskripsi Mesin Grader Benih Kedelai Tipe Saringan Lonjong (GBK-11)

–  Nama Produk : Grader Benih Kedelai Tipe Saringan Lonjong

–  Inventor : I K. Tastra dkk.

–  Data Teknis :

Model

Tenaga

Penggerak

Dimensi

P X L X T (Cm)

Berat

(Kg)

Kapasitas

(Kg/jam)

Harga*)

Juta Rp/unit

GBK-11

Motor Bensin 5,5 hp

240 x 110  x 180

200

300-500

16

*) Harga di Malang.

–  Keunggulan :

1. Mutu Sortasi benih, meningkat dibanding memakai saringan bulat.


2. Daya berkecambah benih, memenuhi standar mutu benih sebar.

3. Secara finansial, lebih menguntungkan dibandingkan dengan Grader lokal.

 

–  Status : GBK-11 telah diajukan permohanan patennya (nomor  S00201200065) melalui BPATP – Badan Litbang Pertanian, saat ini menunggu turunnya sertifikat paten.

–  Kontak : Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, Kontak person : Wijiyono HP: 081 218 467 496 (Teknisi Lab. Mekanisasi Pertanian Balitkabi).

I K. Tastra