Info Teknologi » Varietas Ubikayu Hasil Tinggi dan Tahan Penyakit Leles

1-aaaleles_infotek

Pada beberapa tahun terakhir, para petani ubikayu (Manihot esculenta Crantz.) di Lam­pung, Jawa Timur dan Jawa Tengah melaporkan adanya penyakit “leles” yang ditandai dengan akar, batang dan umbi tanaman busuk dan tanaman menjadi layu dan mati. Apabila tanaman terserang pada umur tua, umbi yang dihasilkan menjadi busuk. Menurut petani, penyakit leles merupakan penyakit penting dan banyak menimbulkan kerugian pada petani ubikayu.

Empat jenis jamur telah berhasil diisolasi dan diidentifikasi dari sampel tanaman ubikayu sakit yang berasal dari daerah Lampung pada penelitian di Laboratorium Fitopatologi, Balitkabi Malang. Keempat jenis jamur tersebut diidentifikasi sebagai Fusarium sp., Aspergillus sp., Cunninghamella sp., dan Dematiaceae. Hasil inokulasi pada tanaman ubikayu menunjukkan bahwa Fusarium sp. merupakan salah satu penyebab penyakit leles pada ubikayu. Secara makroskopis, koloni Fusarium sp. pada media malt extract agar (MEA) terlihat seperti kapas dan berwarna putih agak krem kecoklatan. Secara mikroskopis, hifa terlihat transparan (hyaline), bersepta (monocytic), tidak ditemukan struktur clamp connection, dan hifa berukuran lebar 4-7 µm. Konidiofor ditemukan bercabang atau tidak bercabang dan membawa fialid. Mikrokonidia berbentuk membulat, bulat telur, elips hingga silindris, berukuran 4-10 x 2-5 µm. Makrokonidia sedikit dihasilkan, berbentuk fusiform, sedikit membengkok, memiliki sel kaki (pedicellate) pada bagian posterior, bersepta 3-5 (umumnya bersepta 3), berukuran 28-45 x 4-6 µm. Selama tujuh hari inkubasi tidak ditemukan struktur klamidospora.

Full Text PDF