Profil » Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IP2TP)

Balitkabi memiliki lima Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IP2TP) yang tersebar di wilayah Jawa Timur, yaitu IP2TP Ngale di Ngawi, IP2TP. Kendalpayak di Malang, IP2TP. Jambegede di Malang, IP2TP. Muneng di Probolinggo, dan IP2TP. Genteng di Banyuwangi. IP2TP dipimpin oleh Penanggungjawab IP2TP, dibantu oleh tenaga administrasi dan teknisi. Setiap IP2TP memiliki karakteristik berbeda-beda baik dari segi ketinggian tempat, tipe tanah, jenis tanah, tipe iklim, maupun curah hujan. Kandungan kimia berupa unsur hara pada masing masing kebun juga berbeda-beda. Beberapa kebun memiliki kandungan unsur hara N, P, dan Ca cukup tinggi dibandingkan dengan IP2TP lainnya, namun semua kebun memiliki sifat kemasaman tanah yang hampir sama.

Setiap IP2TP dilengkapi dengan berbagai fasilitas diantaranya stasiun meteorologi, fasilitas irigasi, lantai jemur, gudang penyimpanan dengan pendingin ruangan, fasilitas prosesing benih, lemari pengering (oven), mini tractor, hand tractor, dan timbangan sesuai kapasitas dan ketelitian yang diperlukan. Fasilitas tersebut ditujukan untuk menunjang dan memperlancar tugas pokok dan fungsi IP2TP.

IP2TP memiliki fungsi untuk mendukung atau melaksanakan tugas pokok dan fungsi Balitkabi. Beberapa fungsi tersebut adalah sebagai tempat melaksanakan penelitian, konservasi plasma nutfah, tempat diseminasi atau pameran teknologi budidaya tanaman, kerjasama penelitian, produksi benih sumber komoditas tanaman aneka kacang dan umbi, serta produksi tanaman pangan lain sebagai sumber pendapatan PNBP. IP2TP juga menyediakan jasa produksi benih diantaranya benih kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ubikayu, dan ubijalar, serta padi kelas benih sebar untuk petani, terutama bagi yang berdomisili di sekitar IP2TP.

Tabel 1. Karakteristik lahan dan iklim di masing-masing Kebun Percobaan (KP)­­

Karakteristik Kendalpayak Jambegede .    Muneng .     Ngale .   Genteng
Lokasi 8° 2′ 56.4″LS 112° 37′ 30″BT 8° 10′ 30″LS 112° 33′ 32.4″BT 7° 48′ 7.2″LS 113° 9′ 32.4″BT 7° 24′ 32.4″LS 111° 22′ 22.8″BT 8° 22′ 44.4″LS 114° 8′ 45.6″BT
Total Luas Lahan (ha) 19,9 11,1 18,5 48,12 31
Luas Lahan Sawah(ha) 10,5 7,9 10,5 26,3 24,8
Total Luas Kering (ha) 8,8 0,6 7 11,79 2,0
Emplasemen(ha) 0,6 2,6 1,0 1,48 1,55
Elevasi (mdpl) 445 335 10 50 168
Tipe Iklim(Oldeman) C2 C3 E1 C3 C2
Curah Hujan (mm/tahun) 2191 2300 2000 2500 4300
Jumlah Hari Hujan(hari/tahun) 116 125 119 140 161
Suhu Udara Minimum (oC) 17,5 23,5 23,5 24 23
Suhu Udara Maksimum (oC) 30 32 34 33 30
Kelembaban Udara Relatif(%) 90,5 79 77 87,5 82,5
Jenis Tanah Entisol berat Asosiasi Alfisol dan Inceptisol Alfisol Vertisol Entisol ringan
Fraksi liat/clay(%) 48 38 22 81 21
Fraksi debu/silt (%) 33 43 38 16 54
Fraksi pasir/sand(%) 19 19 42 3 25
Kelas Tekstur Liat Lempung liat Lempung Liat Lempung berdebu
pH Lahan Sawah 5,8 6,9 6,55 6,8 6,12
pH Lahan Kering 5,8 6,8 6,1 6,55 6,07
C-organik (%) 2,8 1,58 1,2 2,42 2,45
N Total 12,07 0,12 0.09 0,14 0,13

IP2TP Kendalpayak

img_0109e

IP2TP Kendalpayak terletak di Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang atau di sebelah selatan kantor Balitkabi. IP2TP ini berada pada ketinggian 445 m dpl dan yang paling tinggi diantara IP2TP milik Balitkabi. Suhu yang cukup rendah dan kelembaban yang tinggi menjadikan IP2TP ini menjadi tempat yang baik untuk kegiatan penelitian terutama yang membutuhkan kondisi tersebut.

Lebih dari 50% total luas IP2TP terdiri atas lahan sawah sedangkan lahan kering dan emplasemen berturut-turut 44% dan 3%. Kontur tanah yang rata serta air irigasi yang cukup tersedia hampir sepanjang tahun menjadikan IP2TP ini dapat ditanami tiga kali per tahun baik padi terus menerus maupun padi dan tanaman palawija khususnya aneka kacang dan umbi. Sebagai IP2TP yang paling dekat dengan kantor Balitkabi, IP2TP ini lebih banyak dimanfaatkan untuk kegiatan pameran teknologi (visitor plot) terutama varietas unggul aneka kacang dan umbi.

Visitor plot disediakan untuk para pengunjung baik pelajar, petani, pengusaha, atau pejabat pemerintah dari berbagai daerah di Indonesia. Beberapa penelitian yang perlu mendapat pengawasan penuh oleh peneliti seperti pengujian galur F1, F2, konservasi dan rejuvinasi sumber daya genetik, serta penelitian cekaman kekeringan atau naungan pada lingkungan terkendali (rain shelter), serta produksi benih inti (NS), benih dasar (BS), benih pokok (FS) juga dilaksanakan di IP2TP ini.

ALAMAT: Jl. Raya Kendalpayak km 8, Kendalpayak, Pakisaji, Malang, Jawa Timur 65162
TELEPON: (0341) 801543


IP2TP Jambegede

dsc_0104_e

IP2TP Jambegede terletak di Jl. Pertanian No. 6, Desa Kemiri, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, kode Pos 651163. IP2TP ini berada di 19 km arah selatan Balitkabi pada ketinggian 335 m dpl (merupakan IP2TP tertinggi kedua setelah IP2TP Kendalpayak). Total luas lahan IP2TP Jambegede paling sedikit dibandingkan dengan empat IP2TP percobaan lainnya.

Meskipun luas lahan sawah mencapai 7,9 ha dan lahan kering 0,6 ha, kondisi lahan yang miring dan berbentuk terasiring serta air irigasi yang tidak tersedia sepanjang tahun menyebabkan lahan sawah mudah kering atau diberakan. Kondisi ini tentu menjadi keuntungan bagi penelitian yang menghendaki tanah lembab, bera atau kering.

Oleh karena itu kebun ini lebih banyak digunakan untuk melakukan kegiatan penelitian. Selain itu, IP2TP ini juga merupakan endemis penyakit tular tanah sehingga banyak penelitian dengan tujuan untuk menguji ketahanan terhadap penyakit tular tanah dilakukan di IP2TP ini.

ALAMAT: Jl. Pertanian No. 6 Desa Kemiri, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang Jawa Timur 651163
TELEPON: (0341) 395898


IP2TP Muneng

gita3

IP2TP Muneng terletak di Desa Muneng Kidul, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. IP2TP ini berjarak sekitar 90 km arah timur laut kantor Balitkabi. Meskipun memiliki luas hampir setara dengan IP2TP Kendalpayak, kebun percobaan ini memiliki karakteristik lahan yang sangat berbeda.

Ketinggian tempat IP2TP ini paling rendah dibandingkan dengan empat kebun lainnya. Kondisi lahan merupakan lahan kering iklim kering yang memiliki curah hujan dan kelembaban paling rendah serta temperatur paling tinggi dibandingkan empat IP2TP lainnya. Jenis tanah cukup remah sehingga pada saat olah tanah lebih mudah untuk diratakan atau dihaluskan. Pada musim hujan, sistem irigasi memanfaatkan air hujan dan irigasi, tetapi pada musim kemarau menggunakan irigasi sumur pompa yang sengaja dibangun Balitkabi untuk memenuhi kebutuhan air.

Karena tanahnya yang kering, IP2TP ini paling banyak digunakan untuk penelitian yang membutuhkan kondisi tanah kering baik oleh Balitkabi maupun penelitian Balai Penelitian lain lingkup Kementan seperti Balitsereal Sulawesi Selatan. Karakteristik lain dari IP2TP ini adalah lahan endemik hama ulat grayak dan kutu kebul. Percobaan lapang yang bertujuan menguji ketahanan varietas terhadap hama tersebut sering dilaksanakan di kebun ini.

ALAMAT: Jl. Sukapura, Muneng Kidul, Sumberasih, Probolinggo, Jawa Timur 67251
TELEPON: (0355) 424626


IP2TP Ngale

kp-ngale

IP2TP Ngale terletak di Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur atau sekitar 3 km arah selatan dari jalur lalu lintas Surabaya-Jogjakarta. Kebun ini terletak di wilayah paling barat provinsi Jawa Timur atau berjarak sekitar 200 km dari Balitkabi.

Hamparan lahan IP2TP Ngale sangat rata dan lahannya paling luas diantara semua IP2TP Balitkabi baik lahan kering maupun lahan sawahnya. Tanahnya berwarna hitam dan bersifat berat karena mengandung unsur liat cukup tinggi. Kondisi ini menyebabkan lahan mudah diolah hanya ketika basah dan ketika musim kemarau tanah biasanya retak-ratak atau pecah. Pada kondisi ini, pemanfaatan lahan biasanya hanya menggunakan sistem tanpa olah tanah.

Kandungan unsur hara kalsium pada kebun ini juga paling tinggi dibandingkan empat kebun lainnya. IP2TP Ngale lebih banyak dimanfaatkan untuk produksi benih aneka kacang guna memenuhi kebutuhan unit produksi benih sumber milik Balitkabi. Selain itu, IP2TP ini juga menghasilkan benih sebar padi yang dimanfaatkan oleh para petani di sekitar kabupaten Ngawi. Penelitian yang dilaksanakan di IP2TP ini biasanya yang berhubungan dengan kondisi lahan sawah.

ALAMAT: Jl. Desa Ngale , Ngale, Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur 63253
TELEPON: (0351) 746797


IP2TP Genteng

dsc_0060e

IP2TP Genteng terletak di Desa Gambiran, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi. IP2TP ini terletak di kabupaten paling timur provinsi Jawa Timur yang berjarak sekitar 250 km arah Timur dari Balitkabi.

Luas lahan sawah IP2TP Genteng hampir 80% dari total luas lahan yang ada, sedangkan lahan kering dan emplasemen masing masing sekitar 10%. Sistem pengairan menggunakan air irigasi. Curah hujan dan kandungan unsur hara P pada kebun ini paling tinggi (4300 mm/tahun dan 41,71 ppm) dibandingkan empat IP2TP lainnya.

IP2TP Genteng lebih banyak berfungsi sebagai tempat produksi benih aneka kacang untuk kebutuhan produksi benih UPBS. Beberapa penelitian ubikayu dan ubijalar juga dilakukan di IP2TP ini. Pada musim hujan, lahan dimanfaatkan untuk produksi benih sebar padi untuk memenuhi permintaan petani sekitar IP2TP.

ALAMAT: Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68486
TELEPON: (0333) 845636